Aneh sekali anggapan Nasrani terhadap Al-Masih
Juga sangkaan mereka kepada Allah
bahwa Dia adalah ayahnya
Mereka serahkan Al-Masih
kepada orang-orang Yahudi
Lalu mereka berkata:
Yahudi telah menyalibnya dan membunuhnya
Andaikan betul yang mereka ucapkan
cobalah tanya bagaimana sikap ayahnya
Kiranya ayahnya rela anaknya disiksa
maka ucapkanlah terimakasih kepada Yahudi
atas perbuatan mereka
Sekiranya ayahnya murka dan tidak rela
maka sembahlah orang Yahudi
yang telah mengalahkannya




orang kristen seharusnya berfikir yang realistis aja , masak tuhan manusia di sembah, tuhan dah mati di sembah, masak bertuhan tiga, nanti kalau tuhan ke satu menyuruh ke barat, tuhan kedua menyuruh ke timur, tuhan pertama menyuruh ke utara, mana yang di pilih? kan bingung?
@john smith
mas, yang namanya iman, ngga bisa langsung serta merta berubah,
kepercayaan terhadap tuhan dalam wujud manusia, sudah tertanam sejak kanak2,
tapi namanya hidayah Allah, ngga pernah disangka-sangka datangnya kepada mereka yang memang dirahmati, ok
adi isa:
perlu waktu dan kesabaran untuk juga usaha agar hidayah datang…
Setuju bos…! kepercayaan yg sudah tertanam sejak anak2 memang susah untuk di ubah
bagaikan makanan yang dihidangkan tak dapat menjadi dingin seketika,bagaikan pula mesin motor yang baru dipakai jalan2 tidak segera mendingin..*semua butuh waktu*..karena yang tidak dijanjikan oleh ALLAH SWT hanya HIDAYAH dan BAROKAH…seperti islam belajar dari ALIEF s.d YA maaf jika saya menyinggung siapapun karna saya hanya sampah yang hanya dapat memohon..I LUV HABIB MUHYYDIN BIN MUH HADI..IBNU UMAR..dan sayang yang ngga bisa hilang kepada semua orang yang telah mengajarkan ku agama dan kebaikan..
bukankah yang mati di tiang salib itu terkutut seperti yang tertuang di Bible GALATIA pasal 3 ayat 13
“Maka Kristus sudah menebus kita dari pada kutuk Torat itu dengan menjadi satu kutuk karena kita, karena ada tersurat: “Bahwa terkutuklah tiap-tiap orang yang tergantung pada kayu”