Perhatikan salib yang dipegang Paus Yohanes Paulus II. Perhatikan baik-baik, dan Anda akan menyadari bahwa salib itu bukanlah salib yang biasa digunakan orang Kristen seperti gambar di bawah. Salib yang dipegang Paus Yohanes II dikenal sebagai “Salib Bengkok”. Apa artinya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita merujuk kepada seorang pengarang Katolik Roma, Piers Compton, menulis dalam bukunya, “The Broken Cross: Hidden Hand In the Vatican”, Channel Islands, Neville Spearman, 1981.
Salib Bengkok adalah “… suatu lambang yang menakutkan, digunakan oleh satanis (penyembah setan) pada abad keenam, yang telah dihidupkan kembali pada masa Vatican Dua. Ini adalah salib bengkok, yang padanya dipertunjukkan suatu figur Al-Masih yang disimpangkan, yang mana tukang sihir pada Abad Pertengahan telah menggunakannya, pada kitab Injil diistilahkan ‘Tanda Beast’. Tidak hanya Paulus VI, tetapi para penggantinya, dua Yohanes Paulus, membawa benda tersebut dan memegangnya untuk dipuja-puja oleh jemaat, yang tidak pernah memahami bahwa itu mewakili Dajjal.” (hal. 72). Pada halaman 56, Compton mencetak gambar Sri Paus Yohanes Paulus II, memegang salib bengkok ini, seperti gambar di kiri atas.
Oleh karena itu, Paus Yohanes Paulus II sebenarnya memberitahukan semua penyembah setan di seluruh dunia bahwa ia bukanlah Paus Katholik, tetapi Paus yang mengemban tugas untuk mewujudkan New World Order (Tatanan Dunia Baru) berdasarkan rencana-rencana zionis. Hal ini juga dibahas oleh Malachi Martin dalam “The Keys to This Blood”.
Seperti Anda lihat, salib Paus Yohanes Paulus II yang dipegang menghadap jemaat, bukanlah salib biasa, tetapi salib bengkok satanis! Salib Bengkok diciptakan oleh satanis untuk melukiskan Dajjal! Segera, Anda akan melihat kemunculan seorang pemimpin global, yang mengaku sebagai Al-Masih, Mesiah Yahudi, dan sosok yang ditunggu-tunggu dalam semua agama besar. Padahal dia adalah Al-Masih palsu, dialah Masihud Dajjal. Kemudian, segera sesudah itu, seorang pemimpin religius akan maju kemuka untuk membantu Dajjal; pemimpin religius ini akan memiliki kuasa ajaib seperti Dajjal. Pemimpin religius itu adalah Paus yang diangkat dari kalangan Freemason.
New World Order meminta pemimpin religius global ini sebagai Paus Katolik Roma, dan pasti, Yohanes Paul II menggunakan Salib Bengkok Satanis ini adalah berkaitan dengan rencana tersebut. Jika Paus Yohanes Paulus II adalah yang maju untuk membantu Al-Masih Palsu itu, maka Anda akan mengetahui hakikat dari Paus ini dan hakikat dari Gereja Katholik Roma keseluruhannya.

St. Peter Square: Kuil Matahari
Mel Gibson Seorang Masonic
Paus Matahari




INNA DIINA ‘INDALLAAHIL ISLAAM! SATAU2NYA AGAMA YANG SAH DI SISI 4JJI ADALAH ISLAM. BERARATI TIDAK ADA AGAMA LAIN. CZ TIDAK PERNAH DI SAHKAN OLEH PENCIPTA KITA! YANG LAIN SEBENATNYA ADALAH ALIRAN SESAT YANG BERKEDOK AGAMA!
SEMOGA TUHAN MENGAMPUNI ANDA SEMUA AMIN,YA ROBALL ALAMIN.JANGAN SUKA MENJELEK JELEKAN AGAMA ORANG LAIN MAS,INSTROPEKSI KEDALAM DULU YAA,MALU DONK AMA JENGGOT……HIHIHIHIHIHIHIHIHIHII.
Pertama, kami hanya memperlihatkan fakta. Jika dengan fakta itu ternyata seseorang menjadi merasa bahwa agamanya itu jelek, itu ‘kan perasaan dia saja.
Kedua, sepertinya Anda yang mestinya introspeksi diri. Coba tanya kepada diri Anda, apa niat dibalik perkataan Anda ketika Anda berkata, “Malu dong ama jenggot… hihihihihihihihihihii.”
well, saya ikut admin aja!
Saya kira setiap pemikiran yang sudah bengkok tidak perlu diungkapkan. Saya bisa merasionalisasi apa saja yang khas (e.g benda) dari setiap agama namun toh itu hanya akan merusak citra penghayatan. Setiap tulisan ditulis berdasarkan buah pemikiran sesorang, jangan sampai buah pemikiran itu menjadi suatu universalitas kebenaran. Sepertinya otak manusia tidak mampu lagi melihat hal-hal yang positif dan baik. Malu ah………
“Saya kira setiap pemikiran yang sudah bengkok tidak perlu diungkapkan. Saya bisa merasionalisasi apa saja yang khas (e.g benda) dari setiap agama namun toh itu hanya akan merusak citra penghayatan. Setiap tulisan ditulis berdasarkan buah pemikiran sesorang, jangan sampai buah pemikiran itu menjadi suatu universalitas kebenaran. Sepertinya otak manusia tidak mampu lagi melihat hal-hal yang positif dan baik. Malu ah………”
Bagus…… bagusss….. Maafkan mereka karena mereka tidak tau apa yang mereka tulis
Lalu apa arti dari salib bengkok itu menurut Kristen?
Seorang pengarang Katolik Roma, Piers Compton, menulis dalam bukunya, “The Broken Cross: Hidden Hand In the Vatican”, Channel Islands, Neville Spearman, 1981. Salib Bengkok adalah “… suatu lambang yang menakutkan, digunakan oleh satanis (penyembah setan) pada abad keenam, yang telah dihidupkan kembali pada masa Vatican Dua. Ini adalah salib bengkok, yang padanya dipertunjukkan suatu figur Al-Masih yang disimpangkan, yang mana tukang sihir pada Abad Pertengahan telah menggunakannya, pada kitab Injil diistilahkan ‘Tanda Beast’. Tidak hanya Paulus VI, tetapi para penggantinya, dua Yohanes Paulus, membawa benda tersebut dan memegangnya untuk dipuja-puja oleh jemaat, yang tidak pernah memahami bahwa itu mewakili Dajjal.” (hal. 72).
Kami tidak menulis artikel ini berdasarkan pemikiran kami. Kami hanya mengutip dari Kristian sendiri. Kami mengambil artikel ini dari situs Kristian berbahasa Inggris. Mungkin dibangun oleh orang barat. Dan orang barat telah lebih dulu mengenal Kristen daripada orang Indonesia.
Apa sih Artinya Muhammad SAW itu ( SAW ) itu apa artinya, so AS itu ap pula artinya
Muhammad = yang terpuji
SAW = Shollallohu ‘alayhi wa sallam = Kesejahteraan dari Allah atasnya dan juga keselamatan
AS = Alayhis-salam = Atasnya keselamatan
jgn brantem gt ah!!
malu sama agama masing2!!!
bagimu agamamu bagiku agamaku.
Saudaraku..Fitnah dan provokasi tidak akan berhenti sampai hari kiamat.
Islam tidak akan tenggelam, selama mujahid mujahid masih hidup.
Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna muhammadar rasuulullaah.
salam bagi kita semua…
jalanilah iman kita masing2 dengan tekun..cari kebenaran…semoga mendapatkannya di bumi ini sebelum menghadap pengadilan suci Ilahi…Yesus lah hakim itu sendiri…percaya atau tidak, itu lah yang akan terjadi…
Yesus itu tidak berubah sebagai pribadi yang hatinya adalah kasih semata, tidak ada agama pun yang membantah ini..cari lah kasih abadi itu… aku sekarang sedang mencari kasih abadi itu…kalo cuma tulisan kitab suci akan tersesat karena itu karya manusia biasa. tapi pribadi kasih abadi itu yang kita cari dengan hati nurani yang murni dan suci, tidak berniat lain selain mencari kebenaran dari hati yang haus akan kebenaran…
salam…
“Demi Allah yang jiwaku ditanganNya. Sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi Hakim yang adil, dan menghancurkan salib, membunuh Babi, dan mewajibkan orang kafir mengeluarkan Jizyah (semacam zakat), dan membagi bagikan harta hingga tak lagi ada yg menerimanya (Shahih Muslim, Shahih Bukhari).
Alkitab memang karangan manusia, tetapi Al-Qur`an adalah firman Allah. Jika Anda masih memeluk Kristen, maka itu adalah bukti bahwa Anda belum menemukan kebenaran, atau sebenarnya Anda tidak menggunakan hati nurani yang murni dan suci untuk mencari kebenaran sejati.
ia pa admin… saya tidak dapat menyalahkan Anda untuk menggunakan ayat Al Quran untuk menilai keyakinan saya…
saat ini, sebagai manusia biasa saya terus merindukan Yesus, Isa anak Maryam itu untuk menghancurkan salib di hidup ku ini yaitu egoku sebagai manusia yang masih punya sikap hati yang jahat dan perlu dipulihkan hati nurani ini, masih penuh mempunyai kebiasaan jahat di hati ini.. itu lah salib yang paling berat…
tidak ada yang perlu diperdebatkan dengan keyakinan Anda pa Admin… kan namanya juga keyakinan sesuai dengan pencarian tentang Sang kebenaran…
jadi, saya minta maaf kalo telah menyinggung perasaan keyakinan Anda, saya tidak ada maksud seperti itu…
dari apa yang tertulis di kitab suci Kristen, Yesus akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati…bahkan terlebih dulu menghakimi orang2 yang mengaku mengikut Dia, baru kemudian orang2 yang tidak mengakui Dia sebagai Tuhan…
menurut apa yang saya pelajari dan renungkan dalam mencari kebenaran…yang kita cari dengan beragama dan meyakini suatu kitab suci adalah apakah dengan keyakinan akan Tuhan dan kitab suci yang kita tekuni tersebut, kita mendapatkan ketenangan untuk hidup dan bersosialisasi dengan masyarakat, temen maupun tetangga siapa pun mereka, dan yang paling utama adalah dengan menekuni agama dan kitab suci tersebut dan terus menerus mencari dan haus akan kebenaran itu apakah kita mendapatkan suatu kemantapan hati dan keyakinan bahwa akan menerima keselamatan Ilahi bagi jiwa dan roh ini… dari kitab suci kristen tersebut disebutkan bahwa tubuh ini akan hancur saat mati..namun bagian yang paling penting adalah roh manusia itu mendapatkan keselamatan.
Anda benar, kita akan mati, kemudian dibangkitkan kembali. Di sana kita akan melihat, Kristian ataukah Muslimin yang akan mendapat keselamatan?
Apa yang kami sebutkan dalam situs ini adalah apa yang kami percaya. Jika Anda tidak percaya, itu bukan urusan kami lagi. Kami juga tidak berminat untuk berdebat dengan Anda, jika Anda memang tidak ingin berdebat. Kami hanya menjawab perkataan-perkataan mereka yang bertentangan dengan keyaqinan kami.
Kristian bukan cuma Anda. Anda tidak mau berdebat, bukan berarti saudara Anda seiman tidak ada yang mau berdebat. Kami hadir untuk menjawab tantangan mereka. Namun jika Anda sudi membaca tulisan-tulisan kami, kami sangat berterimakasih akan hal itu. Semoga Allah memberi Anda hidayah untuk masuk ke dalam Islam sebelum terlambat.
Terimakasih.
pa admin, maaf kan aku…karena debat agama tidak bisa akan membawa yang baik jika dengan dasar pada pemahaman bahwa pemahaman / keyakinan yang satu lebih benar dari keyakinan yang lain…
saya mencoba menyampaikan apa yang sampai saat ini telah saya dapatkan dalam mencari kebenaran baik hati saya…yaitu damai dan kemantapan hati tentang keselamatan jiwa saya saat ajal nanti. maaf sekali lagi pa admin…semua kitab suci agama mengajarkan kebaikan bagi umatnya…bukan begitu pa admin? namun yang sangat esensi dari keagamaan kita adalah apakah ketekunan agama tersebut memunculkan ketenangan, damai, kemantapan hati menuju sorga…
dari apa yang saya baca di kitab suci kristen, Yesus itu pribadi yang kasih adanya & tidak ada niat di dalam hatinya untuk menghancurkan manusia… itu juga diakui di kitab suci Islam… betul kan pa admin…
jadi sebagai Hakim yang adil, Dia akan menghakimi dengan adil… itulah yang saya maksud dengan perkataan lalu bahwa penghakiman Yesus - yang akan datang kedua kali - pertama-tama menghakimi orang Kristen, yaitu apakah orang kristen tersebut benar2 hidup dengan akhlak moral dan perilaku yang baik dan suci atau tidak. jika hanya mengaku2 sebagai pengikut Kristus (kristen) namun tidak hidup dalam kebenaran Allah, hidup baik kepada sesama manusia, akhlak dan moral baik & bersih maka akan mendapatkan neraka, itu pasti. nah sebaliknya sorga akan menjadi bagian orang yang mengikuti Yesus dan mengenal pribadi Nya n dia hidup dalam kebenaran Allah hidup baik kepada sesama manusia, akhlak dan moral baik & bersih dan tidak meninggalkan ibadah kepada Allah dengan tulus.
Yesus mengasihi Anda pa Admin, seperti Dia juga mengasihi saya…Anda tidak bisa membantah hal itu pa Admin, karena kitab suci Islam juga mengakui bahwa Isa anak Maryam atau Yesus tersebut berasal dari Allah yang kasih adanya…
salam persahabatan pa Admin…
kenapa ada orang kristen bilang maria jesus adalah anak haram?
Ok, DecoSi, here I am. Let’s see…
Hmm, you said:
“debat agama tidak bisa akan membawa yang baik jika dengan dasar pada pemahaman bahwa pemahaman / keyakinan yang satu lebih benar dari keyakinan yang lain”
That was so nice. But… can you do that?
Kebanyakan manusia tidak bisa berdebat tanpa merasa bahwa apa yang diyaqininya lebih benar dari apa yang diyaqini orang lain. Saya rasa, itu suatu hal yang bisa dimaklumi. Dan melihat komentar-komentar Anda, Anda juga tidak mampu untuk menganggap Islam sama benarnya dengan Kristen.
Benarkah Al-Qur’an menyuruh saya untuk menyembah Yesus? Atau Anda hanya berusaha memaksakan pemahaman Anda untuk menafsirkan Al-Qur’an sehingga sesuai dengan nafsu pagan Anda sebagaimana Anda telah menafsirkan Alkitab semaunya hingga orang-orang bodoh berfikir bahwa Alkitab menyuruh manusia untuk menyembah Yesus?
Sebutkan satu ayat saja dari Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus berkata, “Aku inilah Allah, tidak ada yang pantas disembah kecuali aku”! Suatu kenyataan yang tidak bisa Anda bantah adalah penyembahan kepada Yesus bukanlah ajaran Alkitab. Apakah ia ajaran Al-Qur’an?
Jika Anda memang pencari kebenaran sejati, tentu Anda tidak akan merasa keberatan untuk membaca buku yang bisa Anda download dari situs ini. Sayangnya, Anda bukanlah type orang yang mau menghabiskan waktu Anda demi kebenaran sejati.
Saya telah mendapatkan damai dan kemantapan hati tentang keselamatan jiwa saya saat ajal nanti dalam Islam. Yang saya takutkan adalah kalau saya mati dalam keadaan di luar Islam.
“Demi Allah yang jiwaku ditanganNya. Sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi Hakim yang adil, dan menghancurkan salib, membunuh Babi, dan mewajibkan orang kafir mengeluarkan Jizyah (semacam zakat), dan membagi bagikan harta hingga tak lagi ada yg menerimanya (Shahih Muslim, Shahih Bukhari).
Benarkah Yesus Anak Allah?
salam damai bagi mu kawan…
Yesus mengasihi Anda…itu suatu kepastian yang akan membawa Anda ke keselamatan jiwa…
tidak ada nama lain di bawah kolong langit ini yang olehnya kita semua diselamatkan kecuali di dalam nama Yesus…
menurut apa yang saya baca dari kitab suci di muka bumi ini… cuma kitab suci kristen yang mempunyai statement2 jelas akan keselamatan…
memahami kitab suci kristen harus masuk pada dimensi percaya akan kuasa nama Yesus, percaya pada Roh Yesus, percaya pada kuasa darah Yesus, dan percaya pasda Firman Tuhan yaitu Yesus itu sendiri…
hanya mengandalkan pengetahuan agama, literatur agama, diskusi agama yang berdasarkan pada otak kita, kitab suci kristen tidak akan menemukan kebenaran sejati tersebut.. itu ada di dalam Yesus…
pada mulanya adalah Firman…Firman itu bersama2 dengan Allah, Firman itu adalah Allah…
Firman itu telah menjadi manusia yaitu Yesus…
Anda membaca kitab suci kristen dengan suatu niat bahwa Anda sudah benar dengan apa yang Anda tahu dan yakini, dengan cara demikian Anda tidak akan menemukan apa2 tentang kebenaran…
saya sarankan cari kebenaran dengan kosongkan diri dan takluk pada kebenaran…
jalan dan kebenaran dan kehidupan itu Dia Yesus… tidak ada lain… kitab suci Islam juga menyatakan hal yang sama bukan…
Dia Yesus berasal dari Roh Allah (itu tertulis juga di kitab suci islam)… tidak ada kesalahan di dalam Roh Allah dan pribadi yang berasal dari Allah itu sendiri karena di dalam Allah itu kebenaran… point ini sangat fundamental bagi pemahaman selanjutnya….
salam persahabatan…
salam damai dan persahabatan bagi mu kawan….
membaca kitab suci kristen tidak bisa mengandalkan otak dimana pengetahuan itu diolah…membaca kitab suci kristen harus dengan hati yang tulus mencari kebenaran….
oia pa admin, saya menemukan kebenaran di dalam pribadi Yesus.. and tentang pribadi kebenaran tersebut ku temukan di dalam kitab suci kristen…
membaca kitab suci kristen dengan niat hati dan pikiran bahwa diri sendiri sudah benar maka tidak akan mendapatkan apa-apa, sama sekali tidak akan mendapatkan apa-apa…
membaca kitab suci kristen di dasarkan pada percaya pada nama Yesus dan kuasa yang terkandung di dalam Yesus, percaya pada Roh Yesus, percaya pada Firman Tuhan (=Yesus sendiri), dan percaya akan darah Yesus dan kuasa di dalam darah Yesus tersebut (darah penebusan dosa)… itu fundamental sekali pa Admin…dan itu adalah kasih karunia Tuhan.
ga akan bisa ngerti maksud pewahyuan kitab suci kristen tanpa percaya lebih dahulu…itu kasih karunia Tuhan…saya bersyukur telah terbuka mata rohani untuk mengerti dengan percaya terlebih dahulu…
saya mengharapkan kasih karunia untuk percaya itu akan muncul pada diri Anda, itu adalah kerja Roh Tuhan…saya tidak bisa mengubah keyakinan Anda kecuali dorongan Roh Tuhan Yesus itu sendiri…itu adalah kasih karunia Tuhan bagi Anda…sehingga Anda bisa percaya dan memahami isi kitab suci kristen….
untuk mengetahui kebenaran, perlu dicari pada sumber nya yaitu kitab suci kristen…buku-buku rohani lainnya merupakan pengutipan-pengutipan dari kitab suci itu sendiri, punya potensi salah karena merupakan hasil pemikiran manusia. sumber nya dulu yang perlu dipercaya sebagai Wahyu Allah, surat cinta Allah kepada manusia, dengan minta tuntunan Roh Yesus maka akan mendapatkan pengenalan yang benar akan Allah dan rencanaNya di dalam hidup kita semua…
salam persahabatan…
salam damai bagi mu kawan…
Yesus mengasihi Anda…itu suatu kepastian yang akan membawa Anda ke keselamatan jiwa…
tidak ada nama lain di bawah kolong langit ini yang olehnya kita semua diselamatkan kecuali di dalam nama Yesus…
menurut apa yang saya baca dari kitab suci di muka bumi ini… cuma kitab suci kristen yang mempunyai statement2 jelas akan keselamatan…
memahami kitab suci kristen harus masuk pada dimensi percaya akan kuasa nama Yesus, percaya pada Roh Yesus, percaya pada kuasa darah Yesus, dan percaya pasda Firman Tuhan yaitu Yesus itu sendiri…
hanya mengandalkan pengetahuan agama, literatur agama, diskusi agama yang berdasarkan pada otak kita, kitab suci kristen tidak akan menemukan kebenaran sejati tersebut.. itu ada di dalam Yesus…
pada mulanya adalah Firman…Firman itu bersama2 dengan Allah, Firman itu adalah Allah…
Firman itu telah menjadi manusia yaitu Yesus…
Anda membaca kitab suci kristen dengan suatu niat bahwa Anda sudah benar dengan apa yang Anda tahu dan yakini, dengan cara demikian Anda tidak akan menemukan apa2 tentang kebenaran…
saya sarankan cari kebenaran dengan kosongkan diri dan takluk pada kebenaran…
jalan dan kebenaran dan kehidupan itu Dia Yesus… tidak ada lain… kitab suci Islam juga menyatakan hal yang sama bukan…
Dia Yesus berasal dari Roh Allah (itu tertulis juga di kitab suci islam)… tidak ada kesalahan di dalam Roh Allah dan pribadi yang berasal dari Allah itu sendiri karena di dalam Allah itu kebenaran… point ini sangat fundamental bagi pemahaman selanjutnya….
salam persahabatan…
salam damai bagi mu kawan…
Yesus mengasihi Anda…itu suatu kepastian yang akan membawa Anda ke keselamatan jiwa…
tidak ada nama lain di bawah kolong langit ini yang olehnya kita semua diselamatkan kecuali di dalam nama Yesus…
menurut apa yang saya baca dari kitab2 suci di muka bumi ini… cuma kitab suci kristen yang mempunyai statement2 jelas akan keselamatan jiwa dengan percaya pada Yesus dan pengajaranNya di amalkan…
pa admin, memahami kitab suci kristen harus masuk pada dimensi percaya akan kuasa nama Yesus, percaya pada Roh Yesus, percaya pada kuasa darah Yesus, dan percaya pasda Firman Tuhan yaitu Yesus itu sendiri…
hanya mengandalkan pengetahuan agama, literatur agama, diskusi agama yang berdasarkan pada otak kita, kitab suci kristen tidak akan menemukan kebenaran sejati tersebut.. itu ada di dalam Yesus…
pada mulanya adalah Firman…Firman itu bersama2 dengan Allah, Firman itu adalah Allah…
Firman itu telah menjadi manusia yaitu Yesus…
Anda membaca kitab suci kristen dengan suatu niat bahwa Anda sudah benar dengan apa yang Anda tahu dan yakini maka dengan cara demikian Anda tidak akan menemukan apa2 tentang kebenaran Ilahi…Kebenaran Ilahi adalah Pribadi Yesus…
saya sarankan cari kebenaran dengan kosongkan diri dan takluk pada kebenaran…
jalan dan kebenaran dan kehidupan itu Dia Yesus… tidak ada lain… kitab suci Islam juga menyatakan hal yang sama bukan…
Dia Yesus berasal dari Roh Allah, dan Dia adalah Kalimat Allah (itu tertulis juga di kitab suci islam)… tidak ada kesalahan di dalam Roh Allah dan pribadi yang berasal dari Allah itu sendiri karena di dalam Allah itu kebenaran… point ini sangat fundamental bagi pemahaman selanjutnya….
salam persahabatan…
O, jadi seseorang baru percaya kepada Alkitab kalau dia sudah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan? Terus yang bilang Yesus itu Tuhan siapa? Berdasarkan apa? Coba Anda jelaskan kepada saya agar saya percaya bahwa Yesus adalah Tuhan! Mana buktinya bahwa Yesus adalah Tuhan? Tapi tolong, bukti itu jangan dari Alkitab, karena seperti Anda ketahui bahwa saya belum percaya kepada Alkitab kalau saya belum percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Jadi, coba buat saya percaya dulu bahwa Yesus adalah Tuhan tanpa mengambil bukti dari Alkitab. Bisakah Anda tunjukkan bukti-bukti itu? Dalam Al-Qur`an ada bukti tentang ketuhanan Yesus? Apakah Anda bercanda?
saya tertarik dengan pernyataan bahwa Yesus adalah kalimat Allah, Yesus adalah berasal dari Rohullah..tiupan kehidupan Allah…
Firman Tuhan adalah Allah dan telah menjadi sama dengan manusia yaitu Yesus…
Alah menyatakan diri Nya di dalam Yesus..tidak seorang pun telah dan dapat melihat Allah sepenuhnya kalo belum melihat Yesus…
tidak ada manusia lain setelah Yesus yang dapat disejajarkan dengan Kalimat Allah dan mendapatkan tiupan kehidupan Allah kecuali Yesus, Isa binti Maryam..tidak seorang pun pa…itu tidak bisa disangkal…coba pa renungkan hal ini dan bertolak dari point ini…
Anda sudah tahu bagian dari alkitab yang menyatakan hal tersebut…yang dibutuhkan adalah kerendahan hati menyadari bahwa betapa jauh kita saat tidak mengakui kebenaran tersebut dan lebih buruk lagi mengakui bahwa kita itu benar dengan pengetahuan sendiri… tidak ada yang benar di dalam diri manusia yang lahir dari daging…sebab semua manusia telah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.
yang dibutuhkan bagi kita manusia adalah hidup pertobatan dan mengakui kebenaran hakiki di dalam Yesus, Kalimat Allah…
Manusia Yesus datang dengan misi menjadi tebusan dosa - lihat, baca dan renungkan bagaimana cerita Abraham hendak mengorbankan Ishak di kitab suci Kristen -. itu simbol sederhana bagaimana Allah lah sendiri yang menyediakan korban.
Inti kebenaran hanya pada Yesus bukan pada yang lain…buku-buku kitab suci dimana nabi-nabi yang menuliskannya kitab suci kristen itu hanya media pernyataan menyatakan fokus Ilhai yaitu Firman Tuhan yang datang ke dunia melalui Yesus…
Manusia tidak akan dapat mengerti dengan pengertian sendiri dalam membaca kitab suci kristen ( karena itu Firman Tuhan), harus melalui tuntuan Roh Tuhan (=sang Inspirator penulisan kitab suci Kristen)…tidak gampang pa tapi sangat berharga untuk dicoba..percaya lah bahwa Yesus adalah Tuhan, minta tuntunan Roh Yesus itu untuk mengeri Kitab Suci Kristen… maka pa akan dapat mengerti Alkitab…
salam persahabatan…
Isa berasal dari sumber kehidupan, tetapi dia bukan sumber kehidupan itu sendiri. Adam juga berasal dari sumber kehidupan, bahkan dia tidak memerlukan media rahim siapa pun.
Hal ini tidak membuktikan bahwa Isa adalah Tuhan. Bahkan hal ini membuktikan bahwa Isa bukanlah Tuhan, Isa hanyalah manusia lain yang seperti Adam. Adam Kedua, mungkin itulah istilah yang Anda kenal.
Cari bukti yang lain.
Saya belum percaya bahwa Yesus itu adalah Tuhan saya juga belum percaya bahwa Roh Yesus adalah Tuhan, jadi untuk apa saya berdoa kepadanya?
Sepertinya Anda bukan ingin memasukkan saya ke dalam kebenaran, tetapi ke dalam kesesatan. Karena seperti yang Anda bilang, kalau kita mau mendapat kebenaran, kita harus kosong dulu dari segala sesuatu. Sedangkan dari pembicaraan Anda selama ini, seseorang yang kosong dari segala sesuatu tidak akan mempercayai Alkitab, seseorang baru percaya dan mengerti Alkitab kalau dia sudah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Dengan demikian maka Alkitab bukanlah kebenaran, karena orang yang percaya kepada Alkitab bukanlah orang yang ‘kosong dari segala sesuatu’. Sedangkan mempercayai Yesus sebagai Tuhan bukanlah suatu kebenaran, karena seseorang yang ‘kosong dari segala sesuatu’ tidak akan menemukan Yesus sebagai Tuhan.
Sepertinya Anda belum menerapkan teori Anda sendiri, yang kita sebut saja ‘teori pengosongan’, sehingga Anda belum bisa menemukan kebenaran sejati. Malah Anda terjebak dalam kesesatan akibat tidak menerapkan teori Anda sendiri.
terima kasih untuk setiap tanggapan atas apa yang saya sampaikan…
saya merasakan suatu emosi yang kuat di dalam diri Anda bahwa Anda sudah benar…itu suatu yang sangat sukar untuk ditaklukkan pada kebenaran…tetapi sekali Anda menemukan kebenaran tersebut, saya percaya Anda menjadi seorang yang sangat dipakai Tuhan Yesus dalam memperkenalkan Dia kepada saudara2 lain yang belum terbuka mata rohaninya….itu kasih karunia Tuhan yang saya harapkan Anda dapatkan pa…
inti kebenaran hanya pada Yesus…itu suatu fakta yang tidak akan berubah…Yesus = kalimat Allah, kalo di kitab suci dituliskan FIRMAN TUHAN… itu suatu kebenaran dan fakta, tidak ada kitab suci apapun yang membantah fakta itu… tidak ada pribadi lain di muka bumi ini yang pernah lahir dan hidup sebagai manusia yang berasal dari Sumber Kebenaran dan yang dapat disejajarkan dengan pribadi kelahiran Yesus… fakta dari dua kitab suci besar dunia Kristen dan Islam sudah mengakui hal tersebut…cuma akan dipandang dari cara yang berbeda tergantung pribadi orang yang mau mempercayainya atau tidak…
kalo Anda tidak percaya, saya tidak bisa mengubah Anda pa…kebenaran tersebut sendiri yang dapat mengubah Anda.. caranya, tunduklah pada kebenaran tersebut, bukan pada kebenaran Anda. baru kemudian akan dapat dijelaskan hal-hal lain yang merupakan bagian dari pemahaman dan pengenalan akan Tuhan Semesta Alam…
pemaparan saya mungkin ada unsur salah perkataan sebagai manusia, namun saya mempercayai bahwa roh Tuhan di dalam saya yaitu roh Tuhan Yesus yang diam di dalam setiap orang yang percaya kepada Yesus akan menyempurnakan apa yang coba saya paparkan…
semangat yang saya sampaikan setidaknya menggambarkan kepada pa bahwa kebenaran harus dicari dengan hati yang haus akan kebenaran, tunduk pada kebenaran dan merendahkan hati / diri bahwa kita ini bukan orang yang sudah tahu akan kebenaran…. kalo hati kita mencari kebenaran dengan sikap hati yang sudah tahu akan kebenaran maka kita sendiri sangat susah mendapatkan kebenaran…karena berarti ada kesombongan diri… sori kalo melukakan hati anda pa admin… setidaknya niat saya adalah bagaimana menyampaikan fokus kebenaran dan kita berpijak pada kebenaran itu dan bagaimana kita bersikap dalam mencari kebenaran… itu suatu yang perlu dipunyai terlebih dahulu…
mohon jangan dengan emosi menanggapi penjelasan saya…mari kita bangun komunikasi dari hati ke hati… saya akui bahwa pengetahuan agama anda lebih bagus dari saya…
salam kebenaran damai Tuhan Yesus bagi Anda & saya juga
salam persahabatan…
Isa berasal dari sumber kehidupan, menjadi manusia sebagai Yesus…Adam ditiupkan kehidupan juga berasal dari sumber kehidupan.
kematian Yesus itu menghancurkan tubuh dosa yang membalut Nya selama di bumi ini, jiwa dan roh Nya sebagai roh yang bersumber dari sumber nya tidak mengalami kematian karena berasal dari dan terus ada di dalam sumber Nya. Kebangkitan Yesus menunjukkan bahwa kematian tidak punya kuasa apa-apa kepada jiwa yang sudah dipenuhi dengan Roh Tuhan.
kejatuhan Adam dalam dosa memutuskan hubungan erat Adam dengan Tuhan sumber kehidupan. dosa memutuskan kehidupan Adam dengan sumber nya. namun hubungan itu telah dipulihkan oleh contoh teladan dari kelahiran Yesus, kehidupan Yesus, kematian Yesus dan kebangkitan Yesus..
Anda akan dapat memahami hal ini dengan terlebih dahulu percaya pada pribadi Yesus sebagai pribadi Allah yang hadir dalam rupa manusia….
semua yang saya paparkan itu adalah sebagian dari garis besar dari inti iman kristen…yang merupakan awal dari pemahaman kita dengan kebenaran…
salam persahabatan…
Isa berasal dari sumber kehidupan, tetapi dia bukan sumber kehidupan itu sendiri. Adam juga berasal dari sumber kehidupan, bahkan dia tidak memerlukan media rahim siapa pun.
Hal ini tidak membuktikan bahwa Isa adalah Tuhan. Bahkan hal ini membuktikan bahwa Isa bukanlah Tuhan, Isa hanyalah manusia lain yang seperti Adam. Adam Kedua, mungkin itulah istilah yang Anda kenal.
Cari bukti yang lain.
Adam sudah bertaubat, setiap manusia lahir dalam fitrah, tidak ada dosa waris.
Semua iman kristen yang telah Anda paaprkan dan belum Anda paparkan sudah dibantah dalam situs Doktrin Kristen
Pemaparan Anda hanya memperlihatkan bahwa Anda telah dikuasai suatu emosi yang kuat di dalam diri Anda bahwa Anda sudah benar. Taklukkan diri Anda kepada kebenaran sejati.
Kebenaran harus dicari dengan hati yang haus akan kebenaran, tunduk pada kebenaran dan merendahkan hati / diri bahwa kita ini bukan orang yang sudah tahu akan kebenaran…. kalo hati kita mencari kebenaran dengan sikap hati yang sudah tahu akan kebenaran maka kita sendiri sangat susah mendapatkan kebenaran…karena berarti ada kesombongan diri… sori kalo melukakan hati anda deco… setidaknya niat saya adalah bagaimana menyampaikan fokus kebenaran dan kita berpijak pada kebenaran itu dan bagaimana kita bersikap dalam mencari kebenaran… itu suatu yang perlu dipunyai terlebih dahulu…
perbantahan yang dilakukan dalam Doktrin Kristen bukan berarti bahwa kebenaran akan Yesus terbantahkan…kebenaran tentang pribadi Yesus di dalam kitab suci Kristen tidak akan terbantahkan karena Firman Tuhan di dalam kitab tersebut akan terus bekerja dalam segala hal dan menyatakan bahwa Allah itu telah menyatakan diri Nya di dalam Yesus Kristus Tuhan…sampai pada kesudahan alam ini…
pemaparan saya didasarkan bahwa saya mengakui kebenaran Yesus..tidak didasarkan bahwa saya benar. di dalam diri saya sama sekali tidak ada kebenaran kecuali dibenarkan oleh Yesus Tuhan dihadapan Allah dan saya menjunjung tinggi Sang Kebenaran yaitu Yesus itu, makanya fokus pemaparan saya tentang kebenaran tetap pada Yesus bukan pada pemaparan saya.
saya bersyukur bahwa Anda sudah membaca penyampaian dari saya secara pribadi secara ringkas tentang Anak Manusia, Juruselamat Dunia, Terang, Jalan, Kebenaran, dan Hidup, Penasihat Ajaib, Raja Damai, Allah Perkasa, Tuhan semesta alam, Alpa Omega, Anak Domba Allah yaitu Yesus Tuhan yang sudah menjadi Kristus bagi dunia ini… setidaknya kebenaran Yesus sudah pernah dinyatakan kepada Anda…saya sudah bernafas lega untuk itu semua…
saya senang sudah bisa menyampaikan panggilan penginjilan di dalam diri saya ini kepada Anda, temen2 yang membaca bloger ini… thx berat atas jawaban dan respon Anda…bagian saya sudah dilaksanakan…Tuhan pasti terus memberkati Anda temen2…
saya yakin, Yesus sendiri akan berperkara dengan Firman Nya yang telah disampaikan kepada Anda melalui bacaan Alkitab yang anda telah lakukan secara pribadi…semogakasih karunia tersebut menjadi nyata seperti harapan ku, juga itu adalah harapan Yesus yaitu agar semua bangsa menjadi murid Tuhan Yesus…
Penginjilan melalui bloger sangat membantu percepatan penginjilan itu sendiri, karena Injil Yesus harus disampaikan ke seluruh dunia, sampai ke ujung bumi… wau, suatu media yang sangat efisien untuk penginjilan…sori temen2 kalo dari kalimat dan penyampaian saya pernah menyinggung dan menyulut emosi Anda..bukan maksud hati seperti itu…saya masih belum sempurna mengutarakan maksud hati ini…tetapi sekali saya sampaikan bahwa bagian saya sebagai pengikut Yesus sudah saya lakukan semaksimal mungkin…
KEMULIAAN HANYA BAGI ALLAH…
salam damai dalam Yesus Kristus Tuhan bagi kita semua…haleluya…
pemaparan saya didasarkan pada: saya mengakui bahwa tidak ada yang pantas disembah kecuali Huwa..tidak didasarkan bahwa saya benar. di dalam diri saya sama sekali tidak ada kebenaran kecuali dibenarkan oleh Huwa dan saya menjunjung tinggi Sang Kebenaran yaitu Allah Al-Haqq, makanya fokus pemaparan saya tentang kebenaran tetap pada Allah bukan pada pemaparan saya.
Huwa Allahu Ahad, Huwa Allah yang Esa
Allah Ash-Shomad, Allah Yang kepada-Nya segala sesuatu bergantung
Lam yalid wa lam yulad, tidak memperanakkan dan tidak diperanakkan
Wa lam yakun laHu kufuwan ahad, dan tidak ada bagi-Nya bandingan walau satu pun jua
Wa ilahukum ilahu wahid, dan Ilah kalian adalah Ilah yang esa
Yesus berkata: “Huwa Ilahana, Huwa Ahada. Huwa Ilah kita, Huwa itu esa.” (Markus 12:29 TL)
Isa berkata: “Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus”. (QS. Ali Imran: 51)
ALLAH itu Bapaku dan Bapamu, Ilahku dan Ilahmu, maka sembahlah Dia (Huwa). Mengesakan ALLAH adalah jalan lurus.
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)
Maka kenalilah Huwa, satu-satunya Ilah yang benar, dan kenalilah Yesus utusan Huwa.
Fa’lam annahu laa Ilaaha illallaah, Muhammadur Rasuulullaah.
Maka ketahuilah bahwasanya tiada Ilah kecuali ALLAH, Muhammad adalah utusan Allah.
Semua nabi dan rasul yang diutus Allah pasti mengajak manusia untuk mengesakan Allah, inilah hukum yang paling utama, begitu juga yang diserukan oleh Muhammad Rasulullah SAW.
Beliau SAW bersabda: “Kalimat paling utama yang diucapkan olehku dan nabi-nabi sebelumku adalah LAA ILAAHA ILLALLAAH, tiada yang pantas disembah kecuali Allah.”
percuma deh ngomong ama admin yang berjenggot kambing itu. coba aja di pikir sendiri, ayat2 di kitab agama mana yang bisa memanggil setan dan iblis ato jin untuk kemudian dimintai tolong, karena katanya jin itu adalah jin yang alim, wah gawat. Namanya setan dan iblis tuh dari dulu ya malaikat yang telah memberontak sama Tuhan dan telah ditetapkan sebagai penghuni neraka abadi gak lain dan gak lebih. La kalo agama tesebut bisa memanfaatkan jin2 itu…lah aliran apa artinya hayo. ketahuilah bahwa setan dan iblis itu adalah bapa segala dusta. namanya setan ya setan gak ada yang alim. Perumpamaannya gini” ada seekor anjing pintar yang kamu latih keterampilan tertentu bahkan beretika dg mengajari agar tidak kencing di sembarang tempat, tapi suatu saat saat anda duduk2 sambil baca koran tahu2 anjing itu kencing dilantai dekat kakimu”… apa yang akan orang katakan… ” oh brengsek…dasar anjing”. nah itulah setan, sealim2nya dia ya tetap saja setan yang jorok, jahat, keji dan pemuh dusta….bertobatlah saudara ” kerajaan surga sudah dekat”
Hehehe…
Maaf, Bon… jenggot saya cuma beberapa gelintir.
Tapi bukan itu masalahnya. Sepertinya Anda benci ya sama orang berjenggot? Anda ga sadar ya kalau para Nabi dalam Alkitab itu rata-rata berjenggot? Musa, Harun? Bagaimana dengan Yesus? hayo…
Jin…
Anda belajar Islam dari mana ya? Infonya salah nih…
Belajar lagi ya…
tidak ada paksaan dalam memasuki agama(islam)karena yang haq telah tampak dan yang batil juga telah nampak
waduh pa admin………….. ribet amat.. sih….
mudah2han anda saulus yang ke 2 AMIN
Semoga Allah memberi Anda hidayah untuk masuk ke dalam Islam. Amin
bagaimana konsep keselamatan menurut keyakinan Anda? boleh diceritakan?
Insya Allah akan saya jelaskan. Tetapi harap sabar. Sepertinya jawaban dari pertanyaan Anda akan saya jadikan artikel saja. Terimakasih atas inspirasinya. Sambil menunggu, mungkin Anda bisa bolak balik baca ayat-ayat Alkitab yang menceritakan detik-detik kematian dari orang yang Anda anggap sebagai Yesus di tiang salib. Saya tidak sedang mengejek Anda. Saya serius. ayat-ayat tersebut, insya Allah, akan saya bahas juga dalam artikel selanjutnya.
Oke, sudah saya posting dengan judul: ISLAMLAH ANDA
salam damai persahabatan…
kasih Yesus Kristus saya harapkan menjadi bagian Anda…
Isa berasal dari sumber kehidupan, tetapi dia bukan sumber kehidupan itu sendiri. Adam juga berasal dari sumber kehidupan, bahkan dia tidak memerlukan media rahim siapa pun.
Hal ini tidak membuktikan bahwa Isa adalah Tuhan. Bahkan hal ini membuktikan bahwa Isa bukanlah Tuhan, Isa hanyalah manusia lain yang seperti Adam. Adam Kedua, mungkin itulah istilah yang Anda kenal.
INI TULISAN ANDA…
ini tulisan saya…
Terdapat hal yang hakiki tentang Yesus yang datang melalui Roh Tuhan (dalam Alkitab di Mat 1:18) dan juga tertulis di kitab suci Islam – berasal dari Rohullah (=sumber Kehidupan), namun kelihatannya bagi Anda masih dipandang sebagai suatu yang tidak bermakna sangat dasyat. Sang Adi Kodrati itu (Pencipta Alam semesta ini) datang ke dunia dalam rupa manusia (Yesus atau Isa)…wah, suatu yang sangat luar biasa itu namanya….setuju gak Anda?!!
Adam sebagai manusia yang kehidupannya ditiupkan Allah langsung dari nafas Ilahi ke fisik manusia (dari tanah/debu tanah) (Kej 2:7), namun telah gagal dan berdosa (tidak taat perintah) saat memakan buah terlarang. Perbuatan Adam tersebut mengakibatkan adanya kematian, dan secara rohani dikatakan putusnya hubungan langsung manusia dengan Allah. Selanjutnya pengusiran Adam Hawa dari Firdaus menggambarkan Allah yang Maha Suci tidak bisa hidup berdampingan lagi dengan manusia yang berdosa dan menjauhi Adam Hawa dari hadirat Allah.
Coba bandingkan – sekiranya ada, saya yakin tidak ada, adakah pribadi yang lahir ke dunia ini melalui kuasa adikodrati yaitu Rohullah yang masuk ke rahim seorang wanita perawan, lahir normal menjadi manusia dan hal tersebut ternyata tercatat dalam dua kitab??
Adakah Pribadi Adi Kodrati yang saya ungkapkan tersebut dapat disejajarkan dengan manusia lain – siapa pun dia dan apa pun perannya di muka bumi ini – yang terlahir karena adanya persetubuhan lelaki dengan wanita biasa? Bahkan jika manusia itu lahir dari keturunan ningrat pun tidak dapat disetarakan dengan Yesus!!! Itu pasti!!! Anda setuju ga?!
Yang lahir dari persetubuhan laki-laki dan wanita hanya MANUSIA BIASA, bandingkan dengan Yesus atau tertulis dalam kitab suci Islam sebagai Isa yang lahir dari Rohullah – Allah yang adalah Roh Sumber Kehidupan - dan menjadi manusia itu adalah PRIBADI ADIKODRATI? Apa kita sebagai manusia biasa sepantasnya mengagungkan kehadiran Pribadi Adi Kodrati itu lebih dari pada kepada manusia biasa lainnya…!!!
Mudah-mudah setuju ini, Allah itu Maha Hadir (betul kan!!) …nah…saat Pribadi Adi Kodrati itu hadir melalui manusia Yesus, Pribadi Adi Kodrati tersebut tetap ada dan bertahta di sorga… Setuju gak? Kehadiran Allah di bumi direpresentasikan dalam rupa fisik manusia Yesus namun pada saat yang sama juga Allah yang Maha Hadir tetap bersemayam di tahta suci Nya di sorga…
Salam damai sejahterha bagi kita semua…
salam persahabatan…
kasih Yesus yang tidak terhingga biarlah menjamah Anda dan keluarga Anda..Amin
INI TULISAN ANDA…
Isa berasal dari sumber kehidupan, tetapi dia bukan sumber kehidupan itu sendiri. Adam juga berasal dari sumber kehidupan, bahkan dia tidak memerlukan media rahim siapa pun.
Hal ini tidak membuktikan bahwa Isa adalah Tuhan. Bahkan hal ini membuktikan bahwa Isa bukanlah Tuhan, Isa hanyalah manusia lain yang seperti Adam. Adam Kedua, mungkin itulah istilah yang Anda kenal.
INI TULISAN SAYA..
Terdapat hal yang hakiki tentang Yesus yang datang melalui Roh Tuhan (dalam Alkitab di Mat 1:18) dan juga tertulis di kitab suci Islam – berasal dari Rohullah (=sumber Kehidupan), namun kelihatannya bagi Anda masih dipandang sebagai suatu yang tidak bermakna sangat dasyat. Sang Adi Kodrati itu (Pencipta Alam semesta ini) datang ke dunia dalam rupa manusia (Yesus atau Isa)…wah, suatu yang sangat luar biasa itu namanya….setuju gak Anda?!! I hope sudah mulai mengerti ya…
Adam sebagai manusia yang kehidupannya ditiupkan Allah langsung dari nafas Ilahi ke fisik manusia (dari tanah/debu tanah) (Kej 2:7), namun telah gagal dan berdosa (tidak taat perintah) saat memakan buah terlarang. Perbuatan Adam tersebut mengakibatkan adanya kematian, dan secara rohani dikatakan putusnya hubungan langsung manusia dengan Allah.
Coba bandingkan – sekiranya ada, saya yakin tidak ada, adakah pribadi yang lahir ke dunia ini melalui kuasa adikodrati yaitu Rohullah yang masuk ke rahim seorang wanita perawan, lahir normal menjadi manusia dan hal tersebut ternyata tercatat dalam dua kitab??
Adakah Pribadi Adi Kodrati yang saya ungkapkan tersebut dapat disejajarkan dengan manusia lain – siapa pun dia dan apa pun perannya di muka bumi ini – yang terlahir karena adanya persetubuhan lelaki dengan wanita biasa? Bahkan jika manusia itu lahir dari keturunan ningrat pun tidak dapat disetarakan dengan Yesus!!! Itu pasti!!! Anda setuju ga?!
Yang lahir dari persetubuhan laki-laki dan wanita hanya MANUSIA BIASA, bandingkan langsung dengan Yesus atau tertulis dalam kitab suci Islam sebagai Isa yang lahir dari Rohullah – Allah yang adalah Roh Sumber Kehidupan dan menjadi manusia itu adalah PRIBADI ADIKODRATI? Apa kita sebagai manusia biasa sepantasnya mengagungkan kehadiran Pribadi Adi Kodrati itu lebih dari pada kepada manusia biasa lainnya…!!!
Mudah-mudah setuju ini, Allah itu Maha Hadir (betul kan!!) …nah…saat Pribadi Adi Kodrati itu hadir melalui manusia Yesus, Pribadi Adi Kodrati tersebut tetap ada dan bertahta di sorga… Setuju gak? Kehadiran Allah di bumi direpresentasikan dalam rupa fisik manusia Yesus namun pada saat yang sama juga Allah yang Maha Hadir tetap bersemayam di tahta suci Nya di sorga…
Salam kasih dan damai sejahterha Yesus bagi kita semua…
Salam kasih Yesus menjadi bagian Anda dan keluarga…
detik-detik kematian Yesus di salib jelas-jelas menggambarkan kematian Nya…
misi Yesus datang ke dunia itu dulu yang harus di pahami yaitu lahir, hidup, mati dan bangkit sebagai tumbal dosa manusia…
kalo hanya pingsan itu berarti misi tidak berjalan… jika hal tersebut tidak terjadi, maka hidup manusia ini masih harus terus mencari korban kambing domba sebagai penebusan dosa (ibadah korban).
bandingkan begini, Allah telah melakukan sendiri ibadah korban dengan mengurbankan manusia suci (tidak bercacat) yaitu Yesus dan dikatakan itu SEMPURNA DI HADAPAN ALLAH dengan ibadah korban binatang yang masih harus dilakukan manusia dan MASIH TIDAK SEMPURNA, masih ada keraguan-raguan - Insya Allah diterima - di hadapan Allah. Ayo, mana yang lebih mantap dipegang???
Salam damai dan kasih Yesus…
sori kalo 39 dan 40 terposting dua kali…
Hehehe….
Saya cuman geli aja lihat kok bisa yah tuhan (read:yesus) disalib ama manusia. Tuhan itu kan yang ciptakan manusia dan alam semesta ini, kok takut ama manusia… cape dehhhhh… Tuhan berkorban untuk manusia? untuk apa? Dia yang miliki semua alam semesta ini, Tuhan nga rugi kok kalo kamu ngak nyembahNya.
Allahuakbar
Allah Maha Pencipta, Allah Maha Penguasa, Allah Maha Sempurna, tidak satupun zat yang bisa menandingi Allah.
Jadi berkorban untuk apa Tuhan? Hehehe…. tuhan dari Hongkong kali yeeee………….
DecoSi :
Tuhan anda koq rumit…3 jadi 1, 1 tapi 3, lahir, hidup kemudian mati, bangkit..tapi tidak punya kuasa untuk mengubah umatnya (israel), bahkan pada saat kematiannya pun masih minta pertolongan..
Ya…berkorban untuk kaumnya..bangsanya (Israel), bukan untuk seluruh umat manusia, seperti yg tertulis di bible MATIUS pasal 15 Ayat 24, bukan begitu saudara DecoSI?
Diriwayatkan dari Abu Dzar ra katanya: Nabi SAW bersabda: “Jibril as telah mendatangi aku lalu memberitahu berita gembira, yaitu siapa yang mati di kalangan umatku dalam keadaan tidak mensyirikkan Allah dengan sesuatu, niscaya dia akan dimasukkan ke dalam Syurga.” [HR. Bukhori, Muslim, At-Tarmidzi, Ahmad bin Hanbal]
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud ra katanya: Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang mati dalam keadaan menyekutukan Allah dengan sesuatu niscaya akan memasuki Neraka.” [HR. Bukhori, Muslim, Ahmad]
Kalimat di atas adalah kalimat keniscayaan, kepastian, bukan kalimat keraguan. Laa royba fiih. Tidak ada keraguan di dalamnya.
Adam tercipta tanpa dilahirkan manusia manapun, tanpa persetubuhan dari manusia manapun, berarti Adam bukanlah manusia biasa. Adam manusia istimewa, tercipta tanpa ayah dan tanpa ibu, tak mempunyai silsilah. Rohnya juga berasal dari Allah (min Ruhillah). Roh Yesus juga berasal dari Allah. Rohku juga berasal dari Allah. Kalau bukan dari Allah, terus siapa yang menciptakan roh kita selain Allah?
Penciptaan Adam tercatat jelas dalam Alkitab dan dalam Al-Qur`an:
Sesungguhnya misal (penciptaan) `Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. (QS. Ali ‘Imran: 59)
Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh-Ku (ruhii), maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud (menghormat kepada Adam sebagai wakil Allah di muka bumi). (QS. Al-Hijr: 29)
Allah tidak meletakkan kalimat-Nya, yaitu “Jadilah!”, pada rahim siapa pun ketika menciptakan Adam, tetapi Dia langsung mengatakannya kalimat itu kepada Adam. Maka jadilah Adam.
Maka aku menyerumu dengan seruan dari Allah:
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, `Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan tiupan/roh dari-Nya (ruuhum minHu). Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara. (QS. An-Nisaa: 171)
Anda tahu mengapa ruh disebut ruh? Ruh secara bahasa berarti tiupan, sesuatu yang ditiup, sesuatu yang berhembus, angin. Mungkin itulah sebabnya Anda mengistilahkannya dengan nafas.
Dalam ayat itu dikatakan ‘kalimat-Nya yang Dia letakkan’, jadi jelas bukan Allah yang diletakkan dalam rahim, tetapi ketetapan-Nya, kehendak-Nya untuk mencipta. Dia tidak butuh siapa pun ketika mencipta Adam, maka Dia juga sanggup mencipta manusia tanpa benih dari laki-laki. Misal penciptaan Isa adalah seperti penciptaan Adam. Tetapi penciptaan Adam lebih luar biasa lagi, tanpa ayah, tanpa ibu. Allah langsung berkalam: “Jadilah!”. Dengan logos Tuhan… Adam dijadikan. Tanpa benih siapa pun, tanpa rahim siapa pun. LUAR BIASA!
Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh-Nya (ruhiH), dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. (QS. As-Sajdah: 7-9)
Lihat ayat di atas, ruh yang ditiupkan ke dalam jasad kita adalah ruhiHi, ‘Hi’ disini berarti Dia, yaitu Allah. Kenapa? Karena ruhku dan ruhmu, ruh Adam dan ruh Yesus, ruh dari segala makhluq hidup adalah milik Allah. Allah adalah pemilik alam semesta, langit dan bumi, ruh dan jasad kita. Segala sesuatu adalah milik-Nya.
Katakanlah: “Ruhul Qudus menurunkan Al Qur’an itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (muslimin)”. (QS. An-Nahl: 102)
Silahkan Anda menyebut Yesus sebagai manusia suci, karena semua nabi, semua rasul, mereka semua adalah manusia suci (saint). Namun sesuci apa pun manusia, manusia tetaplah manusia. Janganlah Anda menganggapnya sebagai Tuhan. Anggapan kalian terhadap Yesus adalah anggapan yang bathil.
Hai Ahli Kitab, marilah berpegang kepada suatu kalimat yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.
Terimakasih atas partisipasi Anda semua.
Ada artikel yg mungkin ingin Anda baca:
Yesus Inkarnasi Tuhan
Tanggapan mas david mungkin akan saya jadikan artikel.
@DecoSi:
Deco, Anda bicara seperti itu, mungkin, karena Anda menerima doktrin mengenai dosa waris. Suatu hal yang saya tidak percaya. Tetapi karena Anda mempercayainya, mari kita bahas. Saya akan berusaha menggunakan bahasa Anda, dan bukan bahasa saya sebagai seorang Muslim.
Saya ingin bertanya kepada Anda, apa akibat dari dosa asal yang menjadi bukti akan adanya pewarisan atas dosa tersebut?
monggo…
salam damai dan kasih Yesus bagi Anda temen semua…
biarlah kasih Tuhan Yesus Kristus yang menjamah Anda semua yang masih belum mendapatkan pencerahan mata rohani mengenai Adi Kodrati Yesus…
syukurlah kalo apa yang sudah tertulis di dalam Alkitab itu sudah menjadi bagian pembacaan Anda semua, and saya berharap Anda terus gali kebenaran Alkitab.. biarlah kuasa Firman Tuhan itu bekerja terus dan terus bekerja dengan kuat kuasa Nya… amin
salam kasih Tuhan Yesus…
Kebenaran Alkitab?
Kami mencari kebenaran, dan kami menemukan kebenaran. Alkitab bukanlah kitab suci.
Semoga Allah memberi Anda hidayah untuk masuk ke dalam Islam.
Tetapi Deco, Anda belum menjawab pertanyaan saya. Akankah Anda jawab?
Apa akibat dari dosa asal yang menjadi bukti akan adanya pewarisan atas dosa tersebut?
Salam sejahtera kasih Tuhan Yesus…
Saya terus mendorong Anda semua teman-teman untuk tetap membaca dan mendalami Alkitab, mungkin dengan cara berdoa tengah malam untuk mencari PRIBADI KEBENARAN tersebut…siapa tahu kasih karunia itu diperoleh…saya dukung lah…
atau mungkin malah mendapatkan suatu penglihatan, penyataan dan bahkan langsung ketemu dengan SANG MAHA KUDUS, PENGUASA SORGAWI…
ada ibu orang makasar yang sudah pernah ketemu langsung dengan Tuhan Yesus pada saat berdoa sholat tengah malam…wuih, sedap sekali ketemu dengan Sang Juru Selamat….wah suatu yang sangat saya rindukan…sekarang, itu ibu sudah menjadi penginjil di tengah-tengah saudara kita muslim… siapa tahu nanti ketemu ya…tunggu aja saat Tuhan menyatakan kebenaran tersebut bagi Anda semua…haleluya…
salam kasih Yesus menjamah kalian semua teman2…
Hei…
Anda tidak menjawab saya…
Kami bukan orang bodoh yang bisa percaya begitu saja dengan hal2 seperti itu.
Kami bukan orang yang percaya begitu saja ketika ‘tukang obat’ berkata bahwa Saulus telah bertemu Yesus dan menjadi jemaat Yesus.
Saya ingin bertanya kepada Anda, apa akibat dari dosa asal yang menjadi bukti akan adanya pewarisan atas dosa tersebut?
sifat manusiawi kita yang jahat & cenderung suka berbuat dosa merupakan bukti waris dosa bos…
siapa diantara kita mengaku tidak pernah berbuat jahat, paling tidak kepada anak, istri, orang tua, paman??? hayo siapa berani ngaku tidak berdosa… dari mana sifat dosa tersebut? ide sendiri…siapa bilang begitu, itu bos namanya dosa yang sebenarnya bawaan dari orang tua kita..orang tua kita itu diturunkan dari nenek kakek, dst..dst…ujung2 dari Adam Hawa yang melakukan dosa awal…dosa itu mendarah daging dari abad-ke-abad…ngerti ga bos?
kitab suci mana yang menyatakan bahwa dosa itu bukan bawaan dari Adam?
Kami bukan orang bodoh yang bisa percaya begitu saja dengan hal2 seperti itu.
Kami bukan orang yang percaya begitu saja ketika ‘tukang obat’ berkata bahwa Saulus telah bertemu Yesus dan menjadi jemaat Yesus.
memang kawan-kawan, untuk percaya memerlukan waktu dan proses…perlu membaca terus isi Alkitab… Iman itu muncul dari pendengaran, pendengaran akan Firman Kristus…
penginjilan bukan perkara ringan & yang bekerja sebenar nya dalam proses penginjilan itu sendiri adalah kuasa Adi kodrati Yesus melalui Rohullah Nya…bahkan untuk bisa percaya tidak terletak pada tulisan kitab suci atau perkataan manusianya tapi tergantung pada kuasa Rohullah Yesus dalam Firman Tuhan yang dibaca dari Alkitab… Kuasa Rohullah itulah yang pada akhirnya membuka mata rohani Anda kawan…
salam kasih Yesus menjamah Anda semua teman-teman…
Oh, jadi menurut Kristen, itu merupakan akibat dari dosa asal yg diwariskan…
Dalam Islam, semua manusia itu lahir dalam
keadaan fithrah.
Kalau itu adalah akibat dari dosa asal, lalu bagaimana cara menghapus/menebus dosa asal itu?
asik juga nih banyak yang ngikutin… saya bersuka cita atas semua tanggapan baru yang masuk…
Tuhan Yesus ku akan tolong kita semua untuk mengerti dengan sempurna isi Alkitab…
sumber jawaban ada dalam Alkitab, dengan meminta pimpinan Roh Tuhan itu semua akan dapat dijawab…saya mengambil hikmat Tuhan tentang itu semua dari Alkitab…nanti akan saya coba terangkan…semoga kita semua menjadi tahu dan oleh kuasa Rohullah kita semua menjadi mengerti…dalam nama Yesus Kristus Tuhan, amin
salam kasih Yesus menjadi bagian saya, temen2 semua…
Sambil menunggu jawaban DecoSi, Anda bisa meneliti lagi tanggapan DecoSi di no. 41:
“misi Yesus datang ke dunia itu dulu yang harus di pahami yaitu lahir, hidup, mati dan bangkit sebagai tumbal dosa manusia…”
Coba Anda baca artikel Rosicrucian, maka Anda akan paham dari mana asal ajaran Kristen ini. Perhatikan paragraf-paragraf akhir dari artikel tersebut, terutama yang ditebalkan.
Lalu Deco juga berkata: “kalo hanya pingsan itu berarti misi tidak berjalan… ”
Untuk itu, silahkan baca interview BBC4 dg sutradara film documenter Did Jesus Die?
salam dalam damai Tuhan Yesus bagi Anda semua…
membaca Alkitab namun belum mengerti apa maksud Allah dalam Yesus datang ke dunia berarti belum mendapatkan pewahyuan mengenai kebenaran tersebut..
pendapat lain yang keluar dari pikiran manusia (dituangkan dalam bentuk apapun dimuka bumi ini, tulisan kek, buku kek, film kek, opini koran kek, apa pun itu) dan nyata-nyata tidak sejalan dengan pikiran Allah di dalam Injil Alkitab juga merupakan pendapat yang berasal dari pemikiran manusia biasa, (=belum mendapatkan pewahyuan mengenai kebenaran tersebut)
terlebih dahulu pikiran manusia ditundukkan pada pikiran Allah kuasa Firman Tuhan dalam Alkitab baru kemudian mendapatkan pikiran Allah dalam kitab suci tersebut dan maka pengertian demi pengertian akan dapat diperoleh tentang Allah yang benar dan hidup di dalam Yesus Tuhan…
mengenal Allah dalam Yesus Tuhan menggunakan hati (roh) tidak dapat mengenal dengan menggunakan pikiran (jiwa)..
saran saya, gali terus lah Alkitab dengan rasa takut akan Tuhan…minta Rohullah (Roh yang sama dengan Yesus punya) untuk membuat mengerti, bukan hanya tahu, tapi mengerti dan kemudian dapat mengenal pribadi Ilahi yang diuraikan Alkitab… Iman timbul dari pendengaran akan Firman Kristus…
fokus Alkitab cuma satu, Yesus dikenal sebagai Allah dan Tuhan semesta alam ini…dan telah menjadi tumbal dosa manusia… itu baru namanya iman bos…kita gak melihat namun percaya….
kalimat, tulisan, pemberitaan apapun yang ada dalam kitab suci Alkitab merupakan tulisan mati. jika tidak memohon Rohullah untuk mengerti maka tidak akan dapat mengerti. Baca I Kor 2:4 bdkan 1 Kor 4:20, hanya dengan kuasa Rohullah lah maka pemberitaan, tulisan, kalimat kitab suci dapat dimengerti.. tanpa Rohullah yang berperan aktif memberi pengertian, pikiran manusia akan terbawa pada opini pribadi yang tidak sejalan dengan maksud hati Allah.
saya yakin, jika Anda menemukan pribadi kebenaran itu secara pribadi, wah saya yakin Anda lebih radikal dari saya tentang cari Tuhan itu…
salam kasih Yesus akan menjamah saya dan Anda semua…
oh my god……
it’s so make me confuse…
tlong critakan ssuatu yang jelaz tnpa ada basa basi dan tambah bkin org yg ngebaca jd bngung……
jujur aja!!!!!
Inti Ajaran Kristen kan Penyaliban dan Trinitas…tanpa itu tidak ada Kristen, jadi Ketika Yesus Disalib maka dosa manusia tertebus, bagaimana dengan yang membunuh Yesus, tertebuskah dosanya? karena tanpa orang2 itu Yesus tidak akan mati, malah seharusnya orang2 itulah yang paling berjasa dalam proses penebusan dosa dan tentunya patut untuk mendapat pahala di kerajaan sorga.
Dan mengenai Trinitas..sejak kapan konsep Trinitas itu ada? apakah ada di dalam semua ajaran kristen (bible) dari permulaan?, bagaimana dengan yang terjadi pada reconsiliasi Nicea?, apa inti dari reconsiliasi tersebut? “PENGHAPUSAN TAUHID”
salam damai kasih Yesus menjamah Anda semua….
segala bentuk keraguan akan misi Allah dalam Yesus (telah nyata2 dituangkan dalam Alkitab) merupakan bentuk lain ketidakpercayaan. adanya keraguan bukan berarti telah membantah kebenaran, itu hanya respon ketidakpercayaan karena tidak mengerti… We need to know Him first by our heart not by our mind…terima kebenaran dalam Yesus, percaya di hati dan mengaku dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya bahwa Dia lah keselamatan Ilahi dan selanjutnya Rohullah lah yang akan memberikan pengertian pengertian, bahkan untuk menangkis semua keraguan akan Yesus tersebut..
Oia, catatan adanya konspirasi mengaburkan kebangkitan Yesus juga sudah dicatat di Alkitab (Mat 28:11-15)…konspirasi tersebut selanjutnya menjadi cikal bakal adanya bentuk-bentuk lain keraguan-keraguan yang menghambat pengenalan akan Yesus Tuhan. Tujuan Allah dalam Yesus adalah menjadi jalan pintu keselamatan manusia yang percaya menuju kepada kehidupan sorga yang kekal.
Iblis tidak suka kalo umat manusia mengetahui jalan pintu keselamatan itu sehingga Iblis dengan segala cara menanamkan/menelurkan di dalam pikiran manusia bermacam-macam bentuk keragu-raguan/ketidakpercayaan/menganggap bahwa yang dilakukan Yesus itu adalah budaya/pagan/mitos or something like that. maksud Iblis itu adalah supaya manusia tidak masuk sorga tapi masuk neraka, bersama-sama dengan Iblis itu sendiri…
Hingga sekarang Firman Tuhan itu terus diberitakan supaya semua bangsa mengenal Allah dalam Yesus tersebut. Hal sama juga dilakukan kekuatan Iblis untuk mengalihkan pikiran dengan buah-buah pikiran ragu-ragu/tidak percaya tersebut di atas supaya manusia tidak percaya. Jadi pada saat sekarang ini benih Firman Tuhan terus diberitakan bagi orang percaya dan saat yang sama juga ketidakpercayaan juga disebarkan kepada manusia yang tidak percaya. coba baca Matius 13:24-30…
bagi Anda, Rohullah itu maha hadir ga? Rohullah itu apakah sumber kehidupan?
salam kasih Yesus menjamah Anda semua, termasuk saya juga
“maka dosa manusia tertebus, bagaimana dengan yang membunuh Yesus, tertebuskah dosanya? karena tanpa orang2 itu Yesus tidak akan mati, malah seharusnya orang2 itulah yang paling berjasa dalam proses penebusan dosa dan tentunya patut untuk mendapat pahala di kerajaan sorga.”
orang-orang yang terlibat dalam penyiksaan dan penyaliban/pembunuhan Yesus adalah orang-orang yang menolak Yesus, melihat Yesus sebagai manusia biasa yang menyangkal Allah (bc Yoh 10:33). itu sama maksudnya tidak menerima Yesus sebagai Tuhan.
Manusia berdosa yang terlibat dalam penyaliban Yesus itu tetap mendapatkan kesempatan untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dengan bertobat.. lihat dan baca pengakuan tentara Romawi pada Matius 27:54..Itu contoh pengakuan dan pertobatan…
Anda juga dapat merenungkan apa yang Alkitab katakan tentang Yudas pada Mat 27:3-4…sebenarnya Yudas mempunyai kesempatan untuk bertobat namun dia memilih bunuh diri… itu pilihan salah.
Itu kesaksian Alkitab tentang pilihan orang-orang yang terlibat dalam penyaliban Yesus.
Siapa pun yang terlibat dalam proses penyiksaan dan penyaliban/pembunuhan Yesus punya kesempatan yang sama untuk bertobat dengan mengaku Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat pribadi (Rom 10:9)…itu tergantung sejauh mana menyadari kekeliruan itu dan bertobat
salam kasih Yesus Tuhan menjamah kita semua…
“Dan mengenai Trinitas..sejak kapan konsep Trinitas itu ada? apakah ada di dalam semua ajaran kristen (bible) dari permulaan?, bagaimana dengan yang terjadi pada reconsiliasi Nicea?, apa inti dari reconsiliasi tersebut? “PENGHAPUSAN TAUHID””
Anda boleh-boleh aja mempelajari sejarah Kristen dalam literatur-literatur lokal maupun dunia…saya belum dapat memberikan pemahaman mengenai Nicea dll tersebut…saat ini saya lebih suka mensharingkan isi Alkitab…
Baca Kis 15:36-41, Itu gereja awal loh….untuk hal seperti itu aja bisa menjadi penyebab perpisahan..
baca juga I Kor 11:18-19…”…harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji…” dalam gereja juga dimungkinkan terjadinya perselisihan dan perpecahan, itu tujuannya memurnikan gereja dan pribadi-pribadi di dalam gereja itu sendiri (= akan menghasilkan gereja yang berkualitas dan mengutamakan peranan Tuhan Yesus - Theokrasi - dalam intern maupun peranan gereja dalam masyarakat dan bangsa, dan juga dunia). Itu lah proses yang sedang terjadi hingga sekarang ini…
dan sekarang banyak ‘aliran’ Kristen hingga saat ini…mungkin diistilahkan denominasi. Yang menjadi perhatian yang paling penting adalah apakah dalam denominasi gereja tersebut didasarkan pada keyakinan dan pengakuan bahwa Yesus adalah Tuhan (Rom 10:9), adanya pengakuan akan Allah Bapa, Allah Anak, Allah Roh Kudus serta kehidupan gereja itu didasarkan dan bersumber pada pengajaran-pengajaran Alkitab. itu yang sangat penting…
salam damai dalam kasih Yesus bagi kita semua
DecoSi said: Siapa pun yang terlibat dalam proses penyiksaan dan penyaliban/pembunuhan Yesus punya kesempatan yang sama untuk bertobat dengan mengaku Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat pribadi (Rom 10:9)…itu tergantung sejauh mana menyadari kekeliruan itu dan bertobat.
I say: Jadi, menyalib Yesus itu adalah suatu hal yg tidak benar? Suatu hal yg jahat? Jadi seharusnya Yesus jangan disalib? Itu yg harusnya dilakukan? Ketahuilah bahwa Allah telah mengangkat Isa ke langit sebelum tentara Romawi datang, dan telah mengubah seseorang menjadi mirip dengan Isa, dan orang yg diubah itulah yg disalib.
Anda belum menjawab pertanyaan Nandar: Kalau (sifat manusiawi kita yang jahat & cenderung suka berbuat dosa) itu adalah akibat dari dosa asal, lalu bagaimana cara menghapus/menebus dosa asal itu?
salam damai Tuhan Yesus menjamah kita semua…
“Ketahuilah bahwa Allah telah mengangkat Isa ke langit sebelum tentara Romawi datang, dan telah mengubah seseorang menjadi mirip dengan Isa, dan orang yg diubah itulah yg disalib.”
kesaksian siapa terjadi seperti itu? penulisan kitab suci Islam terjadi ratusan tahun setelah kesaksian Alkitab tentang Yesus ditulis pa…manusia itu hidup cuma sekitar 100 tahun - 125 tahun, gak pernah lewat dari itu lah kira2…nah, siapa penulis kitab suci Islam yang hidup di periode penyaliban Yesus sehingga bisa membantah kesaksian Alkitab? …Saya yakin tidak ada…
kejadian Yesus di salib disaksikan oleh setidaknya lebih dari dua orang…makanya Alkitab itu dapat ditulis dan dibaca seperti sekarang ini… dalam mata pelajaran sejarah dunia, hal itu diakui terjadi. sebaliknya sejarah dunia tidak mempunyai topik pelajaran sejarah tentang kejadian yang Anda sampaikan tersebut!!
“I say: Jadi, menyalib Yesus itu adalah suatu hal yg tidak benar? Suatu hal yg jahat? Jadi seharusnya Yesus jangan disalib? Itu yg harusnya dilakukan?”
Bagaimanapun juga kejadian penyaliban Yesus HARUS terjadi..manusia-manusia yang terlibat dalam kejadian tersebut pada posisi tidak mengerti bahwa apa yang dilakukan adalah salah.. Tidak seorang pun yang dalam posisi mengerti akan berani melakukan hal tersebut bukan!?! itu yang saya maksud dengan kekeliruan…
Kesaksian Alkitab mencatat bahwa hal itu merupakan penggenapan nubuatan Allah.
Rohullah dalam nama Yesus Tuhan lah yang terus memberikan pengertian kepada Anda semua saudara ku…
Teman2 yang terkasih dalam Tuhan Yesus, izinkan saya ikut nimbrung dalam perbincangan ini…Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Nandar
Nandar on Apr 9th, 2008 said:
Oh, jadi menurut Kristen, itu merupakan akibat dari dosa asal yg diwariskan…
Dalam Islam, semua manusia itu lahir dalam
keadaan fithrah.
Kalau itu adalah akibat dari dosa asal, lalu bagaimana cara menghapus/menebus dosa asal itu?
Ya memang benar bahwa semua manusia yang dilahirkan adalah suci namun dia memiliki dosa asal yang dibawa oleh leluhurnya entah kakek, nenek (atau lebih tepatnya Adam), mengapa? karena manusia pertama yang diciptakan oleh Allah itu berbuat dosa dengan memakan buah yang pengetahuan yang baik dan jahat, lalu mereka (Adam dan Hawa) diusir oleh Allah dari taman Eden. Lohhh tapikan itu dosa mereka, koq tau2 bisa dikatakan manusia yang baru lahir ikut berdosa??? begini teman-teman,
Misalkan seorang anak yang baru dilahirkan kemudian dibesarkan oleh seorang keluarga dan keluarga itu mendidik anak mereka dengan baik sekali dan tidak mengajarkan sesuatu yang menentang ajaran agama, pokoknya keluarga itu mengasuh dan membesarkannya dengan berdasarkan iman mereka kepada Allah mereka. Kemudian pada suatu hari si Anak memecahkan pot kesayangan ibunya tanpa sengaja tanpa sepengetahuan orang lain, lalu si Ibu pun bertanya kepada semua anggota keluarga dan ketika si Ibu bertanya sampai kepada si Anak…., karena takut sudah memecahkan pot kesayangan Ibunya, si Anak menjawab “bukan saya yang memecahkannya koq bu” Nah itu adalah contoh kecil dari kehidupan kita sehari-hari, itu menandakan kebohongan si Anak. Kebohongan itu berarti dosa….Apa pernah orang tua yang baik mengajarkan kebohongan kepada kita??tentu tidak bukan….???Nah sadarkah kita dosa yang kita pernah lakukan itu berasal dari diri kita masing-masing, bukan dari pengajaran / orang lain…nah itu lah yang disebut dengan dosa asal, dosa yang telah dibawa oleh Adam & Hawa..Anak tersebut dengan sendirinya berbuat dosa….
Bagaimana menghapus dosa asal itu??? Dengan cara dibabtis…Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah” (Yohanes 3:5) Maksud bacaan itu ialah pembabtisan…pembabtisan /permandian merupakan sakramen dimana untuk menyucikan dosa-dosa yang telah kita lakukan seumur hidup kita, termasuk juga dosa asal tersebut…..
Semoga Tuhan Yesus senantiasa memberkati anda sekalian, dan membukan mata hati saudara…Jesus Love u….
Salam sejahtera kasih Tuhan Yesus memberkati kita semua…
”Tetapi penciptaan Adam lebih luar biasa lagi, tanpa ayah, tanpa ibu. Allah langsung berkalam: “Jadilah!”. Dengan logos Tuhan… Adam dijadikan. Tanpa benih siapa pun, tanpa rahim siapa pun. LUAR BIASA!”
Benar sekali apa yang anda dapatkan itu, teman….kejadian lahirnya Adam adalah suatu yang luar biasa…Saya tidak menolak pengetahuan rohani anda akan hal itu… dan maksud awal Allah menciptakan Adam adalah mewujudkan citra Ilahi di manusia Adam dan keturunannya di hadapan mahkluk ciptaan lain (Kej 1:26-27).
Nah, dalam tahap mengisi kehidupan Adam, apakah Adam berhasil mewujudkan citra Ilahi Allah? Saya yakin tidak karena Adam gagal yaitu berdosa (saat makan buah terlarang), itu tertulis di kitab suci bukan!! (Kej 3:1-24) Apakah ada bantahan tentang hal ini ?? Saya yakin tidak ada…
itulah kesaksian Alkitab tentang dosa awal.
Selanjutnya, dengan telah berbuat dosa itu, esensi keilahian Adam putus dengan Allah penciptanya, sumber keilahiannya…dan dikatakan Alkitab mati (lihat Kej 2:17). Yang tertinggal di dalam manusia nya adalah roh manusia Adam (istilah sekarang adalah hati nurani), bukan Roh Allah yang hidup lagi… itu namanya hubungan rohani / spiritual Allah dan Adam putus, tus, tus… Hal itu dapat diartikan bahwa Allah yang kudus tidak bisa hidup dengan Adam Hawa yang sudah berdosa…Bisakah pribadi Roh Allah yang kudus bersatu dengan pribadi roh manusia yang sudah tidak kudus dan berdosa? Saya yakin tidak… ada bantahan dengan hal ini??
Allah yang kudus – sebab DIA ADALAH KUDUS – mengusir Adam Hawa dari Firdaus…(tempat KUDUS FIRDAUS itu dimensi roh dimana Allah bersemayam di sana), dan sejak itulah Adam Hawa memulai hidup sebagai manusia biasa di bumi dengan dimensi fisik.
Setelah putus koneksi rohnya dari Allah…di bumi Adam Hawa dengan tubuh dosa dan karakter dosa menghasilkan keturunan/anak-anak.. Nah dalam proses berkembang dan bereproduksi itu terciptalah manusia dan keturunan-keturunan lainnya.
Perlu diingat, bahwa proses terjadinya manusia dari persebutuhan laki dan perempuan itu merupakan suatu proses yang sudah diciptakan oleh Allah di dalam diri manusia. Walaupun hubungan langsung keilahian dengan Allah sudah terputus saat Adam berdosa namun proses pembuahan karena persetubuhan laki-laki dengan wanita dapat terjadi dan menghasilkan manusia saat bertemunya sperma dengan ovum…itu suatu sistem berdiri sendiri, yang bergerak sendiri, dan akhirnya membentuk suatu pribadi manusia baru…lengkap roh, jiwa dan tubuh…Kuasa Adikodrati yang bekerja dalam proses itu tapi bukan Pribadi Adikodrati yang di dalam mahkluk manusia baru itu… Contoh kuasa Adikodrati lain seperti itu misalnya luka di kulit yang lama kelamaan membaik, itu juga kuasa Adikodrati yang ada di dalam sistem tubuh kita, itu kita sebut sistem kekebalan tubuh.
Penciptaan Adam sebenarnya merupakan penciptaan manusia Ilahi karena langsung dari niat Allah untuk maksud seperti dalam Kej 1:26-27. Rohullah yang meniupkan nafas kehidupan dan ada di dalam diri Adam. Nah..bandingkan dengan terjadinya manusia seperti kita ini, saya, anda semua teman2 merupakan penciptaan manusia biasa oleh niat manusia biasa. Itu terjadi dengan harus bersetubuh dulu baru jadi manusia. Terciptanya manusia dari persetubuhan merupakan suatu proses yang sudah ditanamkan Allah di dalam tubuh manusia wanita dan laki-laki…
Di dalam proses berketurunan itu berlaku juga suatu proses penurunan sifat dan karakter tubuh. nah satu unsur yang diturunkan itu adalah dosa (=jahat, pemberontakan, tidak taat Firman Tuhan). Dosa itu menurun ke dalam keturunan2 Adam dan manusia lain selanjutnya hingga sekarang…ya kita semua ini… Kita sebagai manusia kelanjutan dari Adam Hawa mendapat juga aliran darah yang sama yaitu dari tubuh dosa Adam Hawa, makanya kita ini semua dinamakan manusia berdosa, terkutuk (=kehilangan kemuliaan Allah - baca Roma 3:23)…
Ingat ilmu biologi tentang proses pembuahan dan unsur XY dari mama dan papa…ini gambaran sederhana terturunnya dosa ke dalam keturunan selanjutnya.
Jika Adam dan Hawa tidak berdosa maka proses pembuahan dan hasilnya adalah manusia-manusia Ilahi yang tinggi nilai spiritualnya..Luar biasa kan rencana awal Tuhan Allah menciptakan manusia…
Itu penjelasan tentang dosa awal dan menjadi dosa warisan…
bagian ini merupakan sambungan dari bagian di atas dengan maksud mencoba memberi penjelasan bagaimana sepantasnya kita memberikan suatu nilai kerohanian yang sangat berbeda antara Adam, Yesus, dan manusia lain..
Nah kembali coba bandingkan dengan kemunculan pribadi Ilahi Adi kodrati dalam pribadi yang kita sebut Yesus itu… apakah hasil dari persetubuhan? Tidak!! Apakah hasil dari sperma dan ovum? Tidak sama sekali!!! Itu kuasa Adi kodrati, yang masih langsung punya hubungan dengan Allah…(Adam awalnya begitu tapi putus karena dosa)…Yesus yang sepenuhnya Rohullah dan juga sepenuhnya manusia karena di dalam diri Nya mengalir darah manusia biasa yang terkontaminasi dosa..
Terkait dengan kelahiran Yesus, hal itu merupakan maksud Allah untuk menyelamatkan manusia dengan mengorbankan korban manusia Yesus (Baca Yes 53:1-12) (bandingkan dengan maksud penciptaan Adam adalah mewujudkan citra Ilahi dan keturunannya di hadapan mahkluk ciptaan lain). Saat Allah datang ke bumi HARUS melalui media kelahiran dari rahim manusia. Proses kelahiran manusia Ilahi Yesus itu tidak akan sama seperti Adam. Kelahiran Anak Manusia harus menggunakan media rahim wanita..normal dan wajar kan, ada yang salah dengan kelahiran lewat rahim? Saya yakin tidak ada!! Saya bisa bayangkan jika perwujudan kelahiran Tuhan Allah dalam rupa Yesus muncul dengan model Adam malah lebih membuat kekagetan luar biasa, bertambah satu kehebohan dan pertentangan dari sekedar perdebatan tentang Yesus seperti sekarang ini…..Anak Manusia lahir dari rahim wanita, namun konten di dalam manusia Yesus adalah Rohullah, baca Mat 1:18 Mat 3:16.
Siapa yang membantah bahwa Allah itu Roh adanya? Rohullah – lah yang menguasai manusia Yesus sepenuhnya termasuk pribadi manusia Yesus yang lahir dari rahim manusia biasa Maryam. Kemudian hal itu diteguhkan kembali dengan kesaksian Alkitab saat turunnya Roh Kudus dalam bentuk burung merpati ke atas Yesus setelah pembaptisan di sungai Yordan (Mat 3:16).
Totalitas kemanusiaan Yesus telah berada di dalam dan menyatu dengan totalitas Keilahian Rohullah. Adikodrati Rohullah berada di dalam diri manusia Yesus… atau totalitas keilahian Rohullah terpancar dan itulah yang membentuk karakter pribadi Yesus (yang sepenuhnya manusia) dengan SEMPURNA. Keyakinan ini benar, Rohullah adalah pribadi Allah yang Maha Hadir dan saat menjadi satu dalam pribadi manusia Yesus, Rohullah (= Allah itu) tetap ada dan bersemayam di sorga. Adakah bantahan dengan dokrin Maha Hadir Allah ini??!!
Sesuai dengan apa yang saya pahami dan alami dari kesaksian Alkitab tersebut, meyakinkan saya bahwa Yesus memiliki kepenuhan Ilahi yang sangat tinggi (tidak dapat disejajarkan dengan manusia/pribadi lain/mahkluk roh apa pun di bumi dan di sorga = Dia Yesus itu Allah) dan tidak dipunyai oleh pribadi manusia siapapun juga dimuka bumi ini yang pernah lahir sebelum Yesus maupun setelah Yesus…
Nabi apapun yang ada sebelum dan setelah Yesus (kecuali Adam Hawa) terlahir secara fisik dari hasil persetubuhan laki-laki dengan wanita. Dan di dalam manusia terlahir dari persetubuhan tersebut mempunyai roh, jiwa, tubuh yang mempunyai warisan dosa, diturunkan dari kesalahan Adam saat di Firdaus. Dosa itu terhapus dengan korban darah Yesus saat kematian Nya di kayu salib. amin
Tentang penebusan dosa (terkait dengan penjelasan pada paragraf di atas), mungkin menyusul ya Saudara-saudara ku… tapi bagian kesaksian Alkitab yang dapat dibaca dan mencerminkan hal itu ada di Kej 22:1-19, yaitu saat Abraham hendak mempersembahkan Ishak anaknya yang tunggal.
Apa yang saya sampaikan ini sudah semaksimal mungkin untuk bisa membuat Anda mengetahui dan saya berharap kuasa Adikodrati Rohullah sendiri yang akan membuat Anda mengerti pada waktunya.. baca terus Alkitab, dengan motivasi apapun di dalam diri Anda, saya mohon lakukanlah pembacaan Alkitab terus menerus…semoga Rohullah Yesus itu memberi pencerahan lebih lanjut..haleluya…
Oia, coba baca buku Yohanes lebih dahulu…asik punya itu karena tema utamanya Kasih…
salam kasih Yesus menjamah kalian semua teman2…amin
Baik kita review berdasarkan bahasa iman Kristen.
Adam & Hawa berbuat dosa.
Dosa itu diwariskan.
Bukti bahwa dosa itu diwariskan adalah adanya dorongan berbuat jahat/dosa.
Untuk menghapusnya dg dibaptis.
Pertanyaanya kemudian:
1. Mengapa setelah Anda dibaptis, Anda tetap berbuat dosa? Bukankah itu berarti bahwa baptis dan percaya kpd penyaliban Yesus ternyata tidak menghapus dosa asal yg mengakibatkan dorongan berbuat jahat?
2. Bukankah kedua orangtua Anda telah dibaptis sebelum mereka menikah? Ini berarti, seharusnya, ibu-bapak Anda sdh bebas dari dosa asal sehingga tdk lagi mewariskan dosa asal kpd Anda. Tetapi mengapa Anda masih juga berbuat dosa, bahkan setelah dibaptis? Anda masih mau beranggapan bahwa dosa yg Anda lakukan saat ini adalah akibat dosa asal ataukah datang dari diri Anda sendiri?
3. Yesus lahir dari Maria. Berdasarkan iman Kristen, seharusnya Maria juga mewariskan dosa asal kepada Yesus. Dengan adanya dosa asal pada diri Yesus, maka Yesus = Adam yg berdosa. Sebagaimana Adam gagal menjadi citra Tuhan, begitu pula Yesus. Lalu bagaimana Anda bisa berkata bahwa Yesus adalah manusia suci jika ia juga mewarisi dosa asal? Lebih dari itu, bagaimana Yesus bisa dianggap sebagai Tuhan, sedangkan menjadi citra Tuhan pun dia tdk pantas (karena dia juga mewarisi dosa asal)?
Dosa awal….hmmmm….bagaimana dengan isi YEHEZKIEL pasal 18 ayat 20 disana menyebutkan “orang berbuat dosa, ia itu juga akan mati; maka anak tiada akan menanggung kesalahan bapaknya, dan Bapa pun tiada akan menanggung kesalahan anak-anaknya; kebenaran orang yang benar akan tergantung atasnya dan kejahatan orang fasik pun akan tergantung atasnya”. atau juga MATIUS pasal 16 ayat 27, MATIUS pasal 19 ayat 14 ?
Dan mengenai Yesus jadi “Tuhan” yang kemudian menjadi cikal bakal Trinitas….Yesus itu baru dilantik dan mendapat sebutan Tuhan, terjadinya pada tahun 325 Masehi. Yang menobatkan Yesus sebagai Tuhan ialah Kaisar Romawi saat itu (Constantin.red). dan itu bertentangan dengan Injil Markus pasal 12 ayat 29 yang bunyinya : “Maka jawab Yesus kepadanya: “Hukum yang terutama inilah: dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan Kita, ialah Tuhan Yang Esa”, juga bertentangan dengan Johanes pasal 17 ayat 23, Matius pasal 1 ayat 16 dan 21, Markus pasal 12 ayat 29, Btw…terimakasih buat DecoSi juga buat Viery karena telah bersedia berbagi pengalaman bathin tentang pemahaman Tuhan, dosa dsb..tiada maksud saya untuk menghina/merendahkan hanya sekedar mencari penguat iman saya…semoga Allah SWT menunjukkan kemurahan hati memberi hidayah kepada kita semua Amiiii….n
ngomeng2…..Admin nya kemana ya….?
Hadir pak Guru!
Tapi saya lagi nunggu jawaban Deco atas pertanyaan-pertanyaan mas David.
Menurut saya, itu cukup menarik.
Jadi, kalau bisa, yg lain harap sabar dan menahan komentarnya.
Supaya DecoSi tidak bingung harus jawab yg mana dulu dan agar Deco tidak punya alasan untuk lari sana lari sini dan kabur dari pertanyaan2 yg sangat saya harapkan jawabannya.
@DecoSi
harap perhatikan tanggapan mas David di atas. Saya menunggu tanggapan Anda.
Terimakasih
@Admin
Sii…iip lah
@DecoSi, @Viery
jangan patah semangat…banyak yang mau share dengan anda..
belum ada tanggapan tentang nilai Keilahian pada diri siapa yang paling tinggi diantara pribadi manusia Adam (yang gagal) dengan manusia Yesus (yang tidak berdosa/suci), kemudian dibandingkan dengan pribadi manusia siapa pun yang pernah lahir di muka bumi ini?
mohon tanggapan, sebelum menanggapi bagian lain…
salam kasih Yesus Tuhan menjamah kita semua kawan…
Justeru pertanyaan mas David itu sedang menjelaskan bahwa Yesus juga mewarisi dosa asal, dan mematahkan keilahian Yesus. Anda kurang memperhatikan rupanya.
David Servetus said:
Baik kita review berdasarkan bahasa iman Kristen.
Adam & Hawa berbuat dosa.
Dosa itu diwariskan.
Bukti bahwa dosa itu diwariskan adalah adanya dorongan berbuat jahat/dosa.
Untuk menghapusnya dg dibaptis.
Pertanyaanya kemudian:
1. Mengapa setelah Anda dibaptis, Anda tetap berbuat dosa? Bukankah itu berarti bahwa baptis dan percaya kpd penyaliban Yesus ternyata tidak menghapus dosa asal yg mengakibatkan dorongan berbuat jahat?
2. Bukankah kedua orangtua Anda telah dibaptis sebelum mereka menikah? Ini berarti, seharusnya, ibu-bapak Anda sdh bebas dari dosa asal sehingga tdk lagi mewariskan dosa asal kpd Anda. Tetapi mengapa Anda masih juga berbuat dosa, bahkan setelah dibaptis? Anda masih mau beranggapan bahwa dosa yg Anda lakukan saat ini adalah akibat dosa asal ataukah datang dari diri Anda sendiri?
3. Yesus lahir dari Maria. Berdasarkan iman Kristen, seharusnya Maria juga mewariskan dosa asal kepada Yesus. Dengan adanya dosa asal pada diri Yesus, maka Yesus = Adam yg berdosa. Sebagaimana Adam gagal menjadi citra Tuhan, begitu pula Yesus. Lalu bagaimana Anda bisa berkata bahwa Yesus adalah manusia suci jika ia juga mewarisi dosa asal? Lebih dari itu, bagaimana Yesus bisa dianggap sebagai Tuhan, sedangkan menjadi citra Tuhan pun dia tdk pantas (karena dia juga mewarisi dosa asal)?
@Astahiam
“Dan mengenai Yesus jadi “Tuhan” yang kemudian menjadi cikal bakal Trinitas….Yesus itu baru dilantik dan mendapat sebutan Tuhan, terjadinya pada tahun 325 Masehi. Yang menobatkan Yesus sebagai Tuhan ialah Kaisar Romawi saat itu (Constantin.red).”
BAGIAN DARI APA YANG ANDA TULISKAN TERSEBUT DINAMAKAN PENGAKUAN…YANG PERLU DIPAHAMI ADALAH ESENSI KEILAHIAN YESUS ITU…JADI ARTINYA BEGINI, SAAT PENGAKUAN TERSEBUT DILAKUKAN, SANG KAISAR ROMAWI ITU BARU AJA MENYADARI BAHWA YESUS ITU TUHAN (KAISARNYA BERTOBAT BOS)..DAN DIA MELEGALKAN PENGAKUAN ITU MENJADI SUATU HUKUM YANG HARUS DIIKUTI RAKYATNYA… BUKAN DIARTIKAN BAHWA PENGAKUAN TUHAN ITU TERJADI KARENA KAISAR MENGAKUI… PENGUTIPAN SEJARAH ITU JANGAN SEPOTONG-SEPOTONG…
ORANG YANG MENGAKUI YESUS ITU TUHAN BUKAN KARENA DIKASI KABAR OLEH KERAJAAN ROMAWI BAHWA YESUS ITU TUHAN, TAPI KARENA MEMAHAMI / MENGERTI APA YANG DITULISKAN ALKITAB TENTANG PRIBADI ILAHI YESUS…
SALAM KASIH TUHAN YESUS MENJAMAH KITA SEMUA, AGAR KITA SEMUA MENDAPATKAN HIDAYAH TUNTUNAN ROHULLAH SEHINGGA DAPAT MENGERTI BETAPA DASYAT DAN HEBATNYA PRIBADI KEBENARAN YESUS ITU..AMIN
ANDA TIDAK SALAH… YESUS SEPENUHNYA MANUSIA, YESUS SEPENUHNYA ILAHI..BAGIAN TERAKHIR ANDA BELUM BISA MEMPERCAYAINYA BUKAN..
ROHULLAH DI DALAM YESUS (MATIUS 1:18 MATIUS 3:16) MENYATUKAN DIRI-NYA DI DALAM ROH MANUSIA YESUS (ANAK MARYAM).
SAAT MATI, YANG MATI ADALAH TUBUH DOSA… ROHULLAH MATI? PASTI TIDAK KARENA ROHULLAH ADALAH SUMBER KEHIDUPAN…ROHULLAH ITULAH YANG MEMBANGKITKAN YESUS DARI KEMATIAN…
SIAPA YANG MENYANGKAL KEILAHIAN ROHULLAH SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN?
BACA UPAH DOSA ADALAH MAUT (ROMA 6:23) DAN BACA JUGA ROMA 8:10-11 (10). TETAPI JIKA KRISTUS ADA DI DALAM KAMU, MAKA TUBUH MEMANG MATI KARENA DOSA, TETAPI ROH ADALAH KEHIDUPAN OLEH KARENA KEBENARAN. (11) DAN JIKA ROH DIA, YANG TELAH MEMBANGKITKAN YESUS DARI ANTARA ORANG MATI, DIAM DI DALAM KAMU, MAKA IA, YANG TELAH MEMBANGKITKAN KRISTUS YESUS DARI ANTARA ORANG MATI, AKAN MENGHIDUPKAN JUGA TUBUHMU YANG FANA ITU OLEH ROH-NYA, YANG DIAM DI DALAM KAMU.
JADI YESUS ITU YANG BANGKIT ITU KITA ARTIKAN SEBAGAI CONTOH AWAL ADANYA KEBANGKITAN DAN KEHIDUPAN KEKAL SETELAH KEMATIAN. BACA ROMA 8:29. SEBAB SEMUA ORANG YANG DIPILIH-NYA DARI SEMULA, MEREKA JUGA DITENTUKAN-NYA DARI SEMULA UNTUK MENJADI SERUPA DENGAN GAMBARAN ANAK-NYA, SUPAYA IA, ANAK-NYA ITU, MENJADI YANG SULUNG DI ANTARA BANYAK SAUDARA.
@admin & Astahiam
“maka Yesus = Adam yg berdosa.”
BAGIAN KITAB ISLAM MANA YANG MENYATAKAN HAL BAHWA YESUS ADALAH PRIBADI BERDOSA?
SALAM KASIH YESUS MENJAMAH KITA SEMUA…
Aha…
Anda kurang memperhatikan lagi.
Kita tidak sedang membahas dalam bahasa aqidah Islam, tetapi dalam bahasa iman Kristen.
Jika kita membahasnya dengan bahasa aqidah Islam, maka semua Nabi (dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad) adalah ma’sum. Nabi Adam tidak mewariskan dosa asal.
Dan sepanjang Al-Qur`an, tidak ada yg menyebutkan bahwa Yesus adalah Tuhan, tidak ada dikatakan bahwa Yesus disalib, malah sebaliknya.
Ingat, kita bahas dalam bahasa dan pemahaman iman Kristen. Biar saya kutip kembali, dan harap Anda perhatikan baik-baik. Dan tidak perlu pakai huruf kapital semua. Kesannya Anda itu marah.
Dan harap tanggapi point 1, point 2, dan point 3. Jangan hanya salah satunya.
Jika Anda butuh waktu… Silahkan… Kami tunggu.
Sebelum Anda tanggapi, mungkin akan kami pending atau kami hapus komentar-komentar yang masuk di sini. Atau Anda tidak perlu pusing dg komentar2 lainnya. Tanggapan Anda atas mas David, kami nantikan. Terimakasih.
David Servetus said:
Baik kita review berdasarkan bahasa iman Kristen.
Adam & Hawa berbuat dosa.
Dosa itu diwariskan.
Bukti bahwa dosa itu diwariskan adalah adanya dorongan berbuat jahat/dosa.
Untuk menghapusnya dg dibaptis.
Pertanyaanya kemudian:
1. Mengapa setelah Anda dibaptis, Anda tetap berbuat dosa? Bukankah itu berarti bahwa baptis dan percaya kpd penyaliban Yesus ternyata tidak menghapus dosa asal yg mengakibatkan dorongan berbuat jahat?
2. Bukankah kedua orangtua Anda telah dibaptis sebelum mereka menikah? Ini berarti, seharusnya, ibu-bapak Anda sdh bebas dari dosa asal sehingga tdk lagi mewariskan dosa asal kpd Anda. Tetapi mengapa Anda masih juga berbuat dosa, bahkan setelah dibaptis? Anda masih mau beranggapan bahwa dosa yg Anda lakukan saat ini adalah akibat dosa asal ataukah datang dari diri Anda sendiri?
3. Yesus lahir dari Maria. Berdasarkan iman Kristen, seharusnya Maria juga mewariskan dosa asal kepada Yesus. Dengan adanya dosa asal pada diri Yesus, maka Yesus = Adam yg berdosa. Sebagaimana Adam gagal menjadi citra Tuhan, begitu pula Yesus. Lalu bagaimana Anda bisa berkata bahwa Yesus adalah manusia suci jika ia juga mewarisi dosa asal? Lebih dari itu, bagaimana Yesus bisa dianggap sebagai Tuhan, sedangkan menjadi citra Tuhan pun dia tdk pantas (karena dia juga mewarisi dosa asal)?
salam damai Tuhan Yesus menjamah kita semua…amin
untuk pertanyaan 1 dan 2 dan juga 3 saya sedang membuat suatu kronologis jawaban yang juga terkait dengan penebusan dosa…agak lama, tapi pasti saya akan postingkan…
namun saya memberikan tanggapan sebagai berikut:
Terima kasih untuk tambahan tanggapan dari Viery…dengan mengutip kesaksian Alkitab “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah” (Yohanes 3:5). Benar bahwa pembaptisan harus dilakukan kepada orang yang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus. Pembaptisan itu merupakan langkah selanjutnya dari pengakuan iman pertobatan (Roma 10:9). Pengakuan iman pertobatan itu dilakukan karena menyadari apa yang telah Yesus lakukan. Yang Yesus lakukan adalah menjadi tumbal dosa manusia. Bagi Allah, Yesus itu sebagai korban penebusan dosa manusia. (baca Roma 3:24 “dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.”). Baca juga I Korintus 6:20.
sifat manusiawi di dalam diri kita tidak terlepas dari melakukan kesalahan..itu berlaku juga pada diri saya, bagi siapa saja yang sudah percaya, juga di dalam diri Anda semua teman2. Itu akibat dari apa yang dinamakan dosa itu sendiri.
bagi orang yang bertobat, Roh Tuhan itu ada di dalam diri orang percaya (Baca ulang Yohanes 3:5. Baca juga Kisah Para Rasul 10:44-48 “(44) Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu. (45) Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga, (46) sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus: (47) “Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita?” (48) Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus.”
Baca lagi I Korintus 6:19 “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?”
Sama seperti Rohullah memenuhi manusia Yesus, Rohullah memenuhi pribadi orang percaya..misalnya saya… Nah kehidupan saya terus berjalan dan setiap hari perlu bergaul intim dengan Tuhan melalui doa, pujian dan penyembahan, termasuk di dalamnya ketaatan akan perintah Tuhan. Saat saya melakukan kesalahan (=dosa) secepatnya lakukan pengakuan dosa (baca I Yohanes 1:9)…
Patut diingat, tidak sembarang untuk bisa sengaja untuk hidup di dalam kehidupan dosa padahal sudah percaya (baca Galatia 6:7-8, “(7) Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. (8) Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.”
Baca juga Roma 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.
Setiap pribadi Kristen HARUS hidup dalam pimpinan Roh seperti dalam Galatia 5:22-23, “(22) Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, (23) kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.” Baca Galatia 5:25 “Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,”…
Maksudnya kehidupan kekristenan itu harus mencerminkan sikap hidup yang menyatu dengan karakter Rohullah tersebut.
Seperti Yesus, kematian tidak menjadi kematian kekal, Dia bangit dari kematian karena Rohullah memenuhi Nya. Nah, kehidupan orang kristen yang telah menyatu dengan Rohullah yang tercermin dalam kehidupan sehari dengan buah-buah Roh tersebut akan bangkit setelah mati…
Rohullah lah yang akan membangkitkan roh jiwa manusia orang percaya dari kematian kekal…
Silahkan baca Matius: 7:21-23, “(21). Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. (22) Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? (23) Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”
Nah kehidupan orang yang mengaku Kristen namun tidak mencermin buah-buah Roh mendapatkan ganjaran seperti Matius 7 di atas…Baca juga I Korintus 6:9-10, “(9) Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, (10) pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Hidup orang Kristen yang sebenarnya adalah hidup perjuangan untuk hidup kudus, terus minta bimbingan Rohullah, supaya tidak hidup tidak ada dalam kedagingan (Galatia 5:19-21, “(19) Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, (20) penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
(21) kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”
Pintu surga sudah terbuka karena Yesus sudah menyelesaikan tugas itu sebagai Jalan Kebenaran dan Hidup… Orang percaya masih terus belajar hidup dalam kebenaran dan membiarkan Rohullah bimbing…supaya keselamatan itu tidak terlepas sia-sia.
Sori pa Admin dan teman2…
Saya sengaja mengaitkan kesaksian Alkitab kepada apa yang Anda yakini di dalam Quran.. Saya memahami bahwa ada point-point penting yang tertulis dalam Quran yang bisa disinkronkan dengan isi Alkitab, khususnya tentang Yesus (quran mengakui sebagai Isa). Saya sengaja agar Anda juga terbuka untuk terus terang terbuka menggali dari apa yang tertulis di Quran mengenai Yesus itu sendiri..khususnya makna rohani pribadi Yesus, nubutan tentang kelahiran - Nya, saat-saat kelahiran - Nya , kematian - Nya dan kebangkitan Yesus…
Inti Alkitab itu pribadi Allah yang menyatakan diri Nya dalam pribadi Yesus, dan apa yang Yesus Tuhan telah lakukan untuk dunia ini..Tidak bisa keluar dari inti itu!!!
situs ini membicarakan kesaksian Alkitab tapi dari sudut pandang Islam, atau fakta-fakta agama maupun kepercayaan lain yang membengkokkan inti pengajaran kebenaran dalam Alkitab…
apakah cukup fair jika saya juga meminta tanggapan Anda mengenai Yesus/Isa dalam Quran? …toh di bagian lain dalam menanggapi setiap tanggapan saya Anda dan temen2 mengutip Quran sebagai bagian dari penjelasan… Jadi MOHON tanggapi juga pertanyaan saya dari pemahaman Quran tentang Yesus di atas…
tulisan capital bukan berarti saya marah..sori, tidak marah sama sekali..cuma ingin membedakan dengan kutipan tulisan sebelumnya… mohon ingatkan lagi pertanyaan yang belum saya tanggapi…
salam kasih Yesus yang menjamah kita semua…
maaf saya meralat bagian “Hidup orang Kristen yang sebenarnya adalah hidup perjuangan untuk hidup kudus, terus minta bimbingan Rohullah, “supaya tidak hidup tidak ada dalam kedagingan” …
YANG BENAR ADALAH “SUPAYA HIDUP TIDAK DALAM KEDAGINGAN”…
have a nice week end…
salam kasih Tuhan Yesus menjadi bagian kita semua…
Deco, saya tidak membahas Alkitab dari sudut pandang Islam dalam pertanyaan itu. Saya membahas Alkitab berdasarkan Alkitab.
Sedangkan Anda melihat Al-Qur`an dari sudut Kristen. Jika Anda mau tahu pendapat Al-Qur`an tentang Isa, silahkan download bukunya di sini. Jika Anda orang yg fair, Anda harus mau membacanya, karena Anda sendiri yg memintanya.
Sekarang tanggapilah pertanyaan2 berikut dengan jujur dan tidak berbelit-belit, apalagi berputar-putar.
Berdasarkan bahasa iman Kristen, Adam & Hawa berbuat dosa.
Dosa itu diwariskan.
Bukti bahwa dosa itu diwariskan adalah adanya dorongan berbuat jahat/dosa.
Untuk menghapusnya dg dibaptis.
Pertanyaanya kemudian:
1. Mengapa setelah Anda dibaptis, Anda tetap berbuat dosa? Bukankah itu berarti bahwa baptis dan percaya kpd penyaliban Yesus ternyata tidak menghapus dosa asal yg mengakibatkan dorongan berbuat jahat?
2. Bukankah kedua orangtua Anda telah dibaptis sebelum mereka menikah? Ini berarti, seharusnya, ibu-bapak Anda sdh bebas dari dosa asal sehingga tdk lagi mewariskan dosa asal kpd Anda. Tetapi mengapa Anda masih juga berbuat dosa, bahkan setelah dibaptis? Anda masih mau beranggapan bahwa dosa yg Anda lakukan saat ini adalah akibat dosa asal ataukah datang dari diri Anda sendiri?
3. Yesus lahir dari Maria. Berdasarkan iman Kristen, seharusnya Maria juga mewariskan dosa asal kepada Yesus. Dengan adanya dosa asal pada diri Yesus, maka Yesus = Adam yg berdosa. Sebagaimana Adam gagal menjadi citra Tuhan, begitu pula Yesus. Lalu bagaimana Anda bisa berkata bahwa Yesus adalah manusia suci jika ia juga mewarisi dosa asal? Lebih dari itu, bagaimana Yesus bisa dianggap sebagai Tuhan, sedangkan menjadi citra Tuhan pun dia tdk pantas (karena dia juga mewarisi dosa asal)?
Aduh… Deco…
Saya tertarik tuh dengan turunnya Rohullah pada Petrus. Saya ingin membahasnya. Tapi Anda sudah terlalu banyak PR. Maka dari itu, tanggapilah mas david servetus dengan baik. Jangan dulu lari ke sana lari ke sini. Nanti PR Anda bisa tambah banyak loh…
Saya setuju dengan mas David, kita sedang membahas Alkitab berdasarkan Alkitab tapi saya tiarap dulu deh
mas Admin…PR sdr Deco sudah kebanyakan…
Saya mengucap syukur pada Tuhan bahwa kita semua bisa ikut terlibat dalam sharing iman ini, dan semoga kita semua belajar untuk rendah hati, menerima perbedaan iman kita, jadi saya berharap juga kepada teman2 semuanya jika dalam menanggapi bisa lebih bijaksana thx to Deco, Astahiam, David dan bung Admin atas jawaban dan pertanyaan kalian semua….
Skrng saya ingin mencoba menjawab pertanyaan David :
1. Mengapa setelah Anda dibaptis, Anda tetap berbuat dosa? Bukankah itu berarti bahwa baptis dan percaya kpd penyaliban Yesus ternyata tidak menghapus dosa asal yg mengakibatkan dorongan berbuat jahat?
Perlu diingat kembali dalam tulisan-tulisan sebelumnya, dosa asal adalah dosa yang dibawa oleh bapa leluhur kita yaitu Adam dan Hawa. Dalam Mazmur Daud 51:5 “Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku”. (Baca juga Roma 5:19 “Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar” yang dimaksudkan disini ialah ketidaktaatan Adam sehingga orang menjadi berdosa, dan pada Kejadian 8:21 “Ketika Tuhan mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah Tuhan dalam hatiNya : ‘Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan’ ” Jelas yang ditimbulkan manusia jahat dari sejak kecilnya) hal ini terlihat jelas sekali umat manusia mewarisi dosa para leluhurnya. Akibat dosa hubungan manusia dan Allah menjadi terputus, sehingga Allah dan manusia tidak bisa tinggal dalam suatu dimensi yang sama karena Allah Kudus sedang manusia berdosa, dan pada akhirnya manusia dilemparkan ke dunia oleh Allah. Menanggapi jawaban anda, mengenai setelah dibabtis tetap berbuat dosa? seperti yang pernah saya sampaikan apa makna pembabtisan dalam Yoh 3 : 5, pembabtisan merupakan langkah awal untuk manusia bisa diterima dalam kerjaan surga, dengan pembabtisan pula segala dosa asal dan dosa pribadi yang telah kita lakukan selama ini dihapuskan (disucikan), jadi bukan berarti setelah dibabtis menandakan bahwa manusia pasti tidak akan berbuat dosa lagi…kenapa demikian? karena manusia diciptakan dengan memiliki kehendak bebas, jadi manusia bebas memilih apakah ia ingin bertobat / tidak. Didalam diri manusia terdapat berbagai macam pikiran dimana manusia ingin memilih jalan hidupnya, dan juga karena banyaknya godaan setan didunia ini yang selalu berusaha menggoda manusia untuk menjauh dari pada Allah…Jadi saya tekankan sekali lagi, pembabtisan itu langkah awal pertobatan dan dengan pembabtisan kita diberikan rahmat oleh Allah yaitu segala dosa asal dan dosa pribadi kita diampuni dan bukan berarti kita menjadi orang yang tidak pernah berbuat dosa lagi (kalau begitu mah kita sama saja seperti Allah kalo tidak berbuat dosa lagi, betul apa tidak? yach sama seperti orang yang ingin menjadi muslim saja, ketika dia masuk muslim, toh dia juga cenderung berbuat dosa lagi toh..)
2. Bukankah kedua orangtua Anda telah dibaptis sebelum mereka menikah? Ini berarti, seharusnya, ibu-bapak Anda sdh bebas dari dosa asal sehingga tdk lagi mewariskan dosa asal kpd Anda. Tetapi mengapa Anda masih juga berbuat dosa, bahkan setelah dibaptis? Anda masih mau beranggapan bahwa dosa yg Anda lakukan saat ini adalah akibat dosa asal ataukah datang dari diri Anda sendiri?
Seperti jawaban saya yang nomor 1 tentang dosa asal, dosa asal itu bukan berarti dari orang tua, tetapi dari leluhur2 kita, yaitu nenek moyang kita, Adam dan Hawa…jadi walaupun orang tua kita sudah dibabtis, kita masih memiliki dosa asal yang dibawa oleh Adam dan Hawa.
3. Yesus lahir dari Maria. Berdasarkan iman Kristen, seharusnya Maria juga mewariskan dosa asal kepada Yesus. Dengan adanya dosa asal pada diri Yesus, maka Yesus = Adam yg berdosa. Sebagaimana Adam gagal menjadi citra Tuhan, begitu pula Yesus. Lalu bagaimana Anda bisa berkata bahwa Yesus adalah manusia suci jika ia juga mewarisi dosa asal? Lebih dari itu, bagaimana Yesus bisa dianggap sebagai Tuhan, sedangkan menjadi citra Tuhan pun dia tdk pantas (karena dia juga mewarisi dosa asal)?
Pertama-tama marilah kita baca penggalan ayat dalam Lukas 1:50
1:26 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
1:27 kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
1:28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”
1:29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
1:30 Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
1:33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”
1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”
1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
1:36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
1:38 Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
1:39 Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
1:40 Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
1:41 Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
1:42 lalu berseru dengan suara nyaring: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
1:43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
1:44 Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
1:45 Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.”
1:46 Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan,
1:47 dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
1:48 sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
1:49 karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
1:50 Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
Jelas kalau kita baca dengan sungguh2 pada ayat 35 dikatakan anak yang dikandung berasal dari Allah sendiri dari naungan Roh Kudus yang menjelma menjadi manusia, dan anak yang dilahirkan itu ialah kudus (kudus=tidak berdosa, tidak fana,suci) itulah Yesus, dan dapat dilihat dari nubuat nabi Yesaya dalam Yesaya 7:14 yaitu seorang perempuan muda akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel yang berarti Allah menyertai kita. Jadi kesimpulannya Yesus adalah kudus tidak sama dengan Adam yang berdosa. Dan perlu diketahui oleh teman-teman umat muslim sekalian kenapa Allah memilih rahim Maria untuk melahikan tubuh Yesus di dunia ini? karena Maria telah terpilih oleh Allah (lihat ayat 28 telah mendapat karunia/rahmat), dan Maria adalah orang suci yang dikandung tanpa dosa, mengapa? karena tidak mungkin Yesus yang sebagai Tuhan dilahirkan dari orang yang berdosa…sebagai buktinya sejak kecil Maria dipersembahkan oleh orang tuanya untuk melayani Allah dan semasa hidupnya Maria sepenuhnya melayani Tuhan (lihat ayat 38) disana terlihat Maria begitu patuhnya oleh firman Allah, kalau Maria adalah manusia yang biasa-biasa saja (termasuk golongan jenis berdosa) tidak mungkin menjawab seperti itu, dan pastinya mikir2 untuk mengandung, karena kalau kita yang mengalami pastilah akan bilang “Tuhan nanti kalau aku dikucilkan bagaimana, padahal aku belum bersuami???kalau suamiku tidak mau terima kandungan ini bagaimana???dan sebagainya….Tetapi karena Maria sudah terpilih oleh Allah dimenyadari apa yang harus dilakukan, karena sang Juruslamat harus dilahirkan di dunia ini dalam rupa manusia untuk menebus segala dosa-dosa manusia…
Semoga Tuhan Yesus memberkati anda semua, dan Ia membukan mata hati saudara supaya menerima semua ini bukan dari pikiran pribadi saudara tetapi dengan kebenaran yang berasal dari pada Allah sendiri….Tuhan memberkati…Jesus Love u….
1. Saya melihat bahwa jawaban Anda kurang konsisten.
Dalam komentar sebelumnya Anda berkata: “Bagaimana menghapus dosa asal itu??? Dengan cara dibabtis…Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah” (Yohanes 3:5) Maksud bacaan itu ialah pembabtisan…pembabtisan /permandian merupakan sakramen dimana untuk menyucikan dosa-dosa yang telah kita lakukan seumur hidup kita, termasuk juga dosa asal tersebut….. ”
Tetapi nyatanya dosa asal, yang ditandai dg adanya dorongan berbuat dosa, masih ada. Ingat, Anda sendiri yg berkata bahwa setiap dosa itu lahir dari dosa asal, bukan dari diri sendiri, bukan pilihan, tetapi sifat yang diwariskan (DecoSi menggambarkannya dengan penurunan sifat melalui gen). Jadi, setiap Anda berbuat doas, itu timbul dari dosa asal. Setiap Anda berbuat dosa, itu menjadi bukti adanya dosa asal (menurut Anda dan doktrin Kristen yg Anda yaqini). Setiap Anda berbuat dosa, berarti menunjukkan bahwa dosa asal belum terhapus dari diri Anda. Anda telah dibabtis, tetapi Anda masih berbuat dosa (yg Anda yaqini bukan lahir dari diri Anda sendiri tetapi dari dosa asal)?
Dalam komentar sebelumnya, kami beranggapan bahwa manusia itu lahir dalam keadaan suci, artinya fitrah. Tetapi Anda menolak ini, Anda katakan bahwa manusia telah lahir dalam keadaan berdosa. Kami katakan bahwa manusia berbuat dosa karena datang dari dirinya sendiri, bukan suatu warisan dari orangtuanya atau pun moyangnya. Tetapi Anda katakan bahwa itu tidak datang dari dirinya sendiri melainkan dari dosa asal. Teman Anda dan Anda sendiri beranggapan bahwa setiap dosa (Anda contohkan dg anak yg berbohong) itu timbul dari dosa asal, bukan timbul dari diri sendiri.
Tetapi sekarang, Anda berakata “manusia diciptakan dengan berbagai macam pikiran dimana manusia dapat memilih jalan hidupnya.”
Viery, tahukah Anda, bahwa ketika Anda berkata demikian, sebetulnya Anda sedang menentang doktrin dosa asal. Karena memang benar bahwa Allah menciptakan manusia dengan berbagai macam pikiran dimana manusia dapat memilih jalan hidupnya. Apakah ia mau beriman atau mau kafir? Apakah ia mau taat atau ma’siat? Allah bentangkan dua jalan, yaitu jalan taqwa dan jalan fasik. Ketika seseorang memilih jalan taqwa, maka ia memilih dari dirinya sendiri. Ketika seseorang memilih kefasikan, maka ia memilih dari dirinya sendiri. Tidak ada yang namanya dosa asal.
Jawaban Anda itu kontradiktif dengan keterangan Anda dan teman Anda sebelumnya.
2. Benar, menurut doktrin Kristen, dosa asal itu dari Adam, tetapi ingat bahwa dosa asal itu diwariskan dari Adam kepada Anda melalui orangtua Anda. Jika orangtua Anda sudah dibabtis tetapi Anda masih mewarisi dosa asal, dari jalan mana Anda mewarisinya?
3. Suatu jawaban yg tidak konsisten. Jadi menurut Anda, Maria itu tidak mewarisi dosa asal. Bagaimana caranya? Ingat, orangtua Anda saja, yg sudah dibabtis, tetap mewariskan dosa asal kepada Anda.
Ayub 25:4 Bagaimana manusia benar di hadapan Allah, dan bagaimana orang yang dilahirkan perempuan itu bersih?
@ DecoSi
you said : BAGIAN DARI APA YANG ANDA TULISKAN TERSEBUT DINAMAKAN PENGAKUAN…YANG PERLU DIPAHAMI ADALAH ESENSI KEILAHIAN YESUS ITU…JADI ARTINYA BEGINI, SAAT PENGAKUAN TERSEBUT DILAKUKAN, SANG KAISAR ROMAWI ITU BARU AJA MENYADARI BAHWA YESUS ITU TUHAN (KAISARNYA BERTOBAT BOS)..DAN DIA MELEGALKAN PENGAKUAN ITU MENJADI SUATU HUKUM YANG HARUS DIIKUTI RAKYATNYA… BUKAN DIARTIKAN BAHWA PENGAKUAN TUHAN ITU TERJADI KARENA KAISAR MENGAKUI… PENGUTIPAN SEJARAH ITU JANGAN SEPOTONG-SEPOTONG…
ORANG YANG MENGAKUI YESUS ITU TUHAN BUKAN KARENA DIKASI KABAR OLEH KERAJAAN ROMAWI BAHWA YESUS ITU TUHAN, TAPI KARENA MEMAHAMI / MENGERTI APA YANG DITULISKAN ALKITAB TENTANG PRIBADI ILAHI YESUS…
bagaimana dengan Injil Markus pasal 12 ayat 29 yang bunyinya : “Maka jawab Yesus kepadanya: “Hukum yang terutama inilah: dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan Kita, ialah Tuhan Yang Esa”, juga bertentangan dengan Johanes pasal 17 ayat 23, Matius pasal 1 ayat 16 dan 21, Markus pasal 12 ayat 29
anda tidak membahasnya..jadi mana yang benar?
@ Viery
Keterangan anda yang begitu panjang cocok tidak dengan keterangan di Alkitab YEHEZKIEL pasal 18 ayat 20 disana menyebutkan “orang berbuat dosa, ia itu juga akan mati; maka anak tiada akan menanggung kesalahan bapaknya, dan Bapa pun tiada akan menanggung kesalahan anak-anaknya; kebenaran orang yang benar akan tergantung atasnya dan kejahatan orang fasik pun akan tergantung atasnya”. atau juga MATIUS pasal 16 ayat 27, MATIUS pasal 19 ayat 14 ?
@ DecoSi @Viery
seperti yang saudara David katakan kita sedang membahas iman Kristen berdasarkan Alkitab, jadi mana yang benar keterangan anda atau kutipan yang saya ambil dari Alkitab anda?
Menambahkan bos Astahiam.
DecoSi said: “PENGUTIPAN SEJARAH ITU JANGAN SEPOTONG-SEPOTONG…”
I Said: Kalau begitu Anda juga harus melihat bahwa pada saat itu, paham trinitas hanyalah salah satu paham yg berkembang di masyarakat. paham yg lain adalah paham unitas (Tauhid) yg pada saat itu dibela oleh Arius dan para pendukungnya. Lalu mengapa Kaisar memilih Trinitas? Apakah karena Trinitas itu adalah kebenaran sejati? Melihat latar belakang Kaisar yg pagan, kami tidak heran jika kaisar lebih memilih Trinitas daripada Unitas.
Apakah Unitas baru lahir pada abad ke-4? Pada abad ke-4, diketahui adanya pertentangan antara pendukung Unitas dan para pendukung Gereja Pauline. Pertentangan ini sudah ada sejak awal berdirinya Gereja Pauline/Kristen. Bukankah Anda mengetahui adanya pertentangan antara Paulus dan 12 murid Yesus? Bahkan Paulus menentang pewaris da’wah Yesus, yaitu Petrus. Bahkan Paulus memfitnah Barnabas sebagai orang yg mengikuti kemunafikan Yahudi. Pada asat itu juga telah berkembang ajaran bahwa Yesus tidak menghapus hukum Taurat, bahkan menggenapkannya. Siapa yang membawa paham dan ajaran seperti ini yg jelas bertentangan dg paham yg dibawa Paulus? Para murid Yesus yang menemani dan mendukung da’wah Yesus. Mereka adalah para murid Yesus yg ditentang dan difitnah oleh Paulus sebagai munafik karena mereka mengajarkan bahwa Yesus tidak disalib, bahwa Yesus tidak menghapus Taurat.
Apakah hanya ada satu pengajaran di zaman itu? Apakah hanya ada satu doktrin di zaman itu? Nyatanya tidak. Saat itu juga telah berkembang paham bahwa Yesus tidak disalib. Telah berkembang pengajaran Yesus yg asli. Tetapi Paulus ingin merebut jemaat 12 murid Yesus dengan berkata: “Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?”
Apakah Paulus menyaksikan Yesus disalib? Apakah Paulus pernah melihat wajah Yesus sebelum ia mengaku telah dipilih Yesus dalam penampakan? Paulus tidak punya pengetahuan yg dapat dipertanggung-jawabkan dalam hal ini. Pengetahuan Paulus atas penyaliban Yesus adalah pengetahuan yg meragukan, karena dia sebenarnya tidak menyaksikan penyaliban Yesus. Dia tidak benar-benar tahu apakah Yesus itu benar disalib atau tidak. Dia hanya mendengar kabar saja bahwa Yesus disalib. Tetapi dia tidak menghiraukan kabar lainnya bahwa Yesus tidak disalib. Siapakah pembawa kabar (injil) yang lain itu? Siapakah yg dituduh telah menipu orang Galatia dg mengajarkan bahwa Yesus tidak disalib? Para murid Yesus. Para murid Yesus telah mengajarkan ajaran Yesus, yg tentunya berbeda dengan pekabaran yg dibawa Paulus si Farisi dari Tarsus.
Pekabaran siapa yg Anda pilih? Pekabaran para murid Yesus, ataukah pekabaran Paulus yg didukung oleh Kaisar pagan?
salam damai dan kasih Yesus menjamah temen2 semua dan saya juga…
topik iman tidak bisa lepas Kitab Suci Alkitab
tanggapan Anda dari kacamata Islam untuk langsung mengomentari tanggapan saya dari isi Alkitab tidak berani Anda lakukan…padahal di situ terdapat salah satu inti jawaban yang bisa menyatukan pemahaman dan pengertian (bukan pengetahuan ya bapak bapak / ibu-ibu) tentang Keilahian Yesus dibandingkan dengan nabi-nabi apa pun di muka bumi ini…
Kitab suci Islam juga mengakui konten Keilahian Isa, tapi Anda tidak berani membahasnya bos…
sayang…dari situ akan dapat titik tolak iman, membaca Alkitab dengan tuntunan Rohullah akan lebih tahu…
Anda juga keliahatannya belum berani mencoba meminta bimbingan Rohullah untuk menuntun Anda mengerti itu? saya melihat dari jawaban Anda bos.. Tantangan ini berlaku terus bos… COBA, BERANI LAH, MEMBACA QURAN ANDA TAPI MEMINTA BIMBINGAN ROHULLAH YANG MENGAJAR. ROHULLAH PASTI MENGAJAR HAL-HAL ROHANI, YANG SUCI, YANG KUDUS, YANG BENAR, YANG ILAHI, YANG ADIKODRATI…TIDAK AKAN PERNAH MELESET DARI KEILAHIAN ISA… MULAI LAH DARI MINTA BIMBINGAN ROHULLAH, CARI DENGAN HAUS DAN LAPAR…
Komentar bersifat negatif ttg pengajaran Alkitab menunjukkan pikiran dan hati belum ditundukkan pada bimbingan Rohullah yang dari Allah itu…
Sekarang pertanyaan saya cuma sederhana, siapa yang membenarkan bahwa Rohullah itu bukan berasal dari Allah? mengerti kan pertanyaan saya? ini pertanyaan menjebak loh..itu pasti saya terus terang aja…
Mari kita bertolak dari jawaban ini…
Mohon dijawab…karena kita diskusi..saya tunggu..
sori ya kawan…
Salam kasih Yesus menjamah kita semua…
Ya ampun…
DecoSi… DecoSi
‘Kan udah dibilang…
Download bukunya disini.
Terus baca…
Kemana aja sech…?
Kamu takut ya baca buku itu?
Malu-maluin…
Atau kamu belum siap menjawab 3 pertanyaan saya? Terus ngalihin pembicaraan?
Roh saya berasal dr Allah. Roh Anda berasal dr Allah. Roh Adam berasal dr Allah. Roh Isa berasal dr Allah. Terus kenapa?
@david servetus
Manfaat pembabtisan itu memang untuk menyucikan, membersihkan diri kita dari noda dosa baik dari dosa asal kita ataupun dosa yang telah kita lakukan seumur hidup kita ini (bukan berarti seumur hidup loch, tapi sampai kita dibabtis)….Pembabtisan berarti kita diangkat menjadi anak Allah dan sebagai awal pertobatan…Lalu kenapa masih melakukan dosa???, saya tekankan sekali lagi, pembabtisan itu dalam hal dosa , hanya menghapus dosa kita (bukan sifat kita loch yach)…
You Said : Tetapi nyatanya dosa asal, yang ditandai dg adanya dorongan berbuat dosa, masih ada. Ingat, Anda sendiri yg berkata bahwa setiap dosa itu lahir dari dosa asal, bukan dari diri sendiri, bukan pilihan, tetapi sifat yang diwariskan
Wait, wait….
I Said : sadarkah kita dosa yang kita pernah lakukan itu berasal dari diri kita masing-masing, bukan dari pengajaran / orang lain…nah itu lah yang disebut dengan dosa asal, dosa yang telah dibawa oleh Adam & Hawa..Anak tersebut dengan sendirinya berbuat dosa….
ingat, dari diri kita masing-masing yang berasal dari dosa asal….
Nah, ingat yach..pembabtisan itu menghapus dosa (bukan menghapus sifat) karena sifat manusia adalah fana….Nanti ketika semua manusia yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan mengikuti ajaran Dia, pada akhir zaman akan dibangkitkan dan baru pada saat itu manusia akan disempurnakan…tidak ada lagi sifat manusia yang fana, tidak adalagi pikiran manusia yang menyimpang….
Untuk jawaban no 2 rasanya sudah jelas dari jawaban saya…
Untuk no 3 :
You Said : 3. Suatu jawaban yg tidak konsisten. Jadi menurut Anda, Maria itu tidak mewarisi dosa asal. Bagaimana caranya?
Bagaimana caranya??? Bagia Allah tidak ada yang mustahil…Misalnya saja ambil contoh dari kitab anda Maryam 19:5 istri Yahya mengandung “Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putra” Nah sekarang saya tanya dari kitab anda mengenai hal ini saja …Koq bisa uda mandul bisa beranak trus nabi Yahya bisu selama 3 hari???
Ingat bagi Allah tidak ada yang mustahil, Allah telah memilih rahim Maria untuk melahirkan Juruslamat manusia di dunia ini dalam rupa manusia…
Hei, diskusi kita tentang dosa asal belum selesai. Karena menurut saya, Anda belum menjelaskan persoalan2 tersebut. Anda selalu saja menyangkal perkataan Anda seakan-akan Anda tidak mengatakannya, padahal jelas terpampang di sana bagaimana sikap Anda sebelumnya. Saya harap, Admin bersedia untuk menunda persoalan polygami, atau dipindahkan saja.
@Viery
Silahkan Anda membaca artikel kami mengenai polygami. Silahkan buat komentar Anda di sana. Terimakasih
@david servetus
Ikan cucut, ikan mas
Lanjut mas
No.1
Viery said: Bagaimana menghapus dosa asal itu??? Dengan cara dibabtis
I said: Jika dosa asal sudah dihapus, bagaimana caranya ia timbul kembali?
Viery Said: karena manusia diciptakan dengan memiliki kehendak bebas, jadi manusia bebas memilih apakah ia ingin bertobat / tidak. Didalam diri manusia terdapat berbagai macam pikiran dimana manusia ingin memilih jalan hidupnya
I said: Lalu apa yg mendorongnya berbuat dosa kembali? bukankah menurut Anda bahwa dorongan berbuat dosa itu berasal dari dosa asal?
**********************************************************
No. 2
Dari jalan mana Anda mewarisinya?
*********************************************************
No.3
Bukan bagaimana mungkin, tetapi bagaimana caranya? Karena menurut Kristen, semua manusia itu lahir dengan mewarisi dosa asal, termasuk Maria dan Yesus. Jika Anda katakan bahwa Maria dan Yesus tidak mewarisi dosa asal, itulah yg saya katakan tidak konsisten.
Salam,
@david servetus
You Said : Hei, diskusi kita tentang dosa asal belum selesai. Karena menurut saya, Anda belum menjelaskan persoalan2 tersebut. Anda selalu saja menyangkal perkataan Anda seakan-akan Anda tidak mengatakannya,
Tolong jelaskan ke saya, yang mana saya menyangkal perkatan saya sendiri????
Dorongan berbuat dosa itu memang berasal dari dosa asal, sehingga sifat manusia yang tadinya tidak berdosa menjadi orang yang berdosa….dan itu menyebabkan manusia kehilangaan sifat kemuliaan Allah, (menyebabkan manusia sering jatuh dalam dosa melalui pikiran kemudian tindakan)…Sekali lagi pembabtisan itu hanya menghapuskan dosa bukan sifat manusia….
Untuk no 3
You Said : Bukan bagaimana mungkin, tetapi bagaimana caranya? Karena menurut Kristen, semua manusia itu lahir dengan mewarisi dosa asal, termasuk Maria dan Yesus. Jika Anda katakan bahwa Maria dan Yesus tidak mewarisi dosa asal, itulah yg saya katakan tidak konsisten.
Sori bung, sekarang jelaskan pada saya bagian mana yang menurut kaca mata Kristen semua manusia mewarisi dosa asal termasuk Maria dan Yesus???tolong beri tahu saya yang termasuk Maria dan Yesus….
Inget bung, saya yang saya jelaskan sebelumnya Maria adalah orang pilihan, jadi tiada mustahil bagi Allah untuk melakukan itu bung…Baca kembali postingan saya no 84 dengan minta bantuan Roh Tuhan bung….
****God Bless You****
Jadi menurut Anda ada manusia yang tidak mewarisi dosa asal selain Yesus?
Viery said: Bagaimana menghapus dosa asal itu??? Dengan cara dibabtis
Viery said: Dorongan berbuat dosa itu memang berasal dari dosa asal
I said: Jadi, ketika Anda berbuat dosa setelah dibabtis, itu berasal dari dosa asal ‘kan, yg katanya telah dihapus?
Ok, baptis tidak menghapus sifat, tetapi dia menghapus dosa asal ‘kan? Tetapi kenapa masih ada dorongan untuk berbuat dosa lagi? Karena masih ada dosa asal yg mendorong dia untuk memilih berbuat dosa? masih ada dosa asal setelah dibaptis? Ternyata baptis tidak bisa menghapus dosa asal ‘kan?
Astahiam said:
@DecoSi
Konsep anda mengenai ketuhanan Yesus sangat membingungkan saya, tidak usahlah dibandingkan dengan Al Qur’an, bandingkanlah dulu dengan Injil saudara seperti yang saya petik dibawah ini, bagaimana anda meyakini ketuhanan Yesus kalau dalam Injil ada ayat2 yang mengatakan sebaliknya,
Ulangan pasal 4 ayat 39.
“Maka sekarang ketahuilah olehmu dan perhatikanlah ini baik-baik, bahwa Tuhan itulah Allah, baik di langit yang di atas, baik di bumi yang di bawah, dan kecuali ia tiadalah lain lagi.”
Ulangan pasal 6 ayat 4
“Dengarlah olehmu hai Israil! Sesungguhnya Hua Allah kita, Hua itu Esa adanya”.
Samuel yang kedua pasal 7 ayat 22.
“Maka sebab itu besarlah Engkau, ya Tuhan Allah karena tiada yang dapat disamakan dengan dikau dan tiada Allah melainkan Engkau sekedar yang telah kami dengar dari telinga kami”
Yahya pasal 5 ayat 30
“Suatu pun tidak aku dapat berbuat menurut kehendakku sendiri melainkan aku menjalankan hukum sebagaimana yang aku dengar, dan hukumku itu adil adanya, karena bukannya aku mencari kehendak diriku, melainkan kehendak Dia yang menyuruhkan aku.
Markus pasal 12 ayat 29
“Maka jawab Yesus kepadanya: “Hukum yang terutama inilah: dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan Kita, ialah Tuhan Yang Esa”
dll..
Taruhlah anda punya ayat2 dalam injil yang menyatakan ketuhanan Yesus seperti yang saya petik dibawah ini
Johanes pasal 1 ayat 34
“Maka aku sudah melihat itu, serta bersaksi yang dia inilah anak Allah”.
Matius pasal 3 ayat 17
“Maka suatu suara dari langit mengatakan:” Inilah Anakku yang kukasihi, kepadanya aku berkenan”
Dan masih banyak lagi ayat2 yang menyatakan ketuhanan Yesus
Lalu ayat yang manakah yang benar dalam Injil, Yesus itu Tuhan atau bukan Tuhan?
Bagaimana anda bisa mengambil ayat yang satu dan membuang yang lain? Bukankah itu Injil yang selama ini anda yakini kebenarannya?
Logika sederhana lah…Kalau si A mengatakan bahwa si C sakit dan si B mengatakan bahwa si C sehat…menurut anda mana yang benar?, jawabanya cuma ada si A benar atau si B benar, atau juga dua2 nya salah, tidak mungkin dua2 nya benar…jadi dari ayat2 yang saya petik di atas mana yang benar? Yesus itu Tuhan atau Yesus bukan Tuhan? Dan anda tahu pasti tidak mungkin dua2 nya benar…..masih berminat meneruskan?
salam kasih Yesus menjamah kita semua…amin
ini artikel mengenai penebusan dosa yang Allah kerjakan di dalam Yesus..termasuk konsekuensi orang yang percaya kepada Allah dalam Yesus Tuhan itu…
Rohullah dalam nama Tuhan Yesus yang memberikan pengertian kepada kita semua..amin
Ketika manusia pertama, Adam dan Hawa, jatuh kedalam dosa, terputus hubungan dengan Allah, mereka merasa malu karena melihat diri mereka telanjang, tanpa pakaian, kemuliaan yang menyelubungi tubuh mereka telah hilang. Dan sebagai gantinya, untuk menutupi tubuh, mereka memakai pakaian dari daun pohon ara (Kejadian 3:7).
Adam dan Hawa berusaha menutupi kesalahan, dosa, pemberontakan terhadap Allah, dengan usaha mereka sendiri, kebenaran mereka sendiri, pemikiran rasional, yang dapat diterima oleh akal manusia, pembenaran diri sendiri dan mencari kambing hitam ketimbang penyesalan.
Tetapi Allah penuh kasih karunia, Allah memiliki rencana jauh ke depan, untuk menarik manusia yang telah jatuh dalam dosa, agar dapat dipulihkan dan bersekutu kembali dengan Allah.Sebagai ganti daun ara, “Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.” (Kejadian 3:21)
Tentunya ada binatang yang dikorbankan, disembelih, untuk diambil kulitnya. Ada darah binatang yang tercurah untuk menutupi kesalahan, dosa manusia, dan untuk sementara waktu memperbaiki hubungan manusia dengan Allah.
Dasar inilah yang dipakai oleh manusia sepanjang sejarah umat manusia, mulai dari kepercayaan animisme, dinamisme, suku-suku primitif, untuk mengadakan upacara-upacara ritual pemujaan dan pengorbanan kepada penguasa alam, pohon, batu, laut, matahari, dan lain-lain.
Ada darah yang dipersembahkan, ada yang dikorbankan, baik itu binatang, bahkan yang lebih ekstrem, korban manusia, untuk menyenangkan penguasa alam semesta, agar tidak murka dan mendatangkan bencana, ataupun agar melimpahkan berkat, hasil panen yang berlimpah.
Dalam kitab Perjanjian Lama, secara terinci dituliskan peraturan-peraturan untuk mempersembahkan persembahan korban, yang harus dilakukan oleh umat Allah, untuk menghapus dosa dan kesalahan, untuk memperbaiki hubungan dengan Allah, persekutuan dengan Allah, serta menerima berkat-berkatNya. (Imamat pasal 1-7).
Binatang harus dikorbankan, disembelih, darahnya tercurah, sebagai pengganti/peghapus dosa, sebagai ungkapan syukur dan iman kepada Allah, memperbaharui persekutuan dan penyerahan diri kepada Allah, sebagai doa, komunikasi antara Allah dan umatNya.
Ini hanyalah gambaran sementara, karena Allah memiliki rencana yang jauh lebih mulia, pengorbanan satu kali, cukup untuk mengembalikan hubungan antara Allah dengan manusia, selama-lamanya. Melalui pengorbanan Yesus Kristus, Anak Domba Allah.
“Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam, sebab jika karena pelanggaran satu orang, semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karuniaNya, yang dilimpahkanNya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran, semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran, semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.” (Roma 5:15,18)
Pengorbanan, oleh dunia dianggap sebagai suatu bencana, tragedi, kebodohan, menyerah kalah, bukan merupakan suatu kemenangan/keberhasilan.
Yesus Kristus harus menderita, ditangkap, disesah, dihina, dan disalibkan, bahkan sampai mati di atas kayu salib, merupakan suatu kekalahan telak menurut pandangan dunia. Padahal seharusnya kitalah yang harus menanggung semua itu.
Pengorbanan Yesus Kristus merupakan persembahan yang berbau harum di hadirat Allah, Yesus menang melalui pengorbanan, yang juga merupakan kemenangan Allah yang tersamar dalam tragedi, sehingga kita yang percaya (beriman) kepada Yesus Kristus beroleh pembenaran untuk hidup, beroleh keselamatan, dan pemulihan hubungan dengan Allah kekal selamanya.
Sepanjang segala jaman, manusia berusaha mencari pembenaran melalui jalan pemikirannya sendiri, seperti Adam dan Hawa, menutupi tubuh mereka dengan pakaian daun pohon ara, tapi tak pernah disadari bahwa pembenaran tidak pernah diperoleh, manusia tidak pernah dapat memperbaiki hubungan dengan Allah melalui usaha manusia itu sendiri.
Pembenaran hanya ada oleh karena kasih karunia Allah, melalui Yesus Kristus, percaya (beriman) atas pengorbanan Yesus Kristus di atas kayu salib.
Jadi, setelah kita beriman kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat kita, setelah kita diselamatkan, dipulihkan persekutuan dengan Allah, apakah cukup begitu saja? Yang penting saya selamat, yang lain masa bodohlah, bukan urusan saya.
Firman Tuhan mengatakan, kita harus mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus. Seluruh aspek hidup kita, masa muda kita, kesehatan, kekayaan, kepandaian, waktu, pekerjaan, jabatan, talenta apapun yang Tuhan berikan kepada kita, harus dipakai sebagai kesempatan untuk bersaksi, mewartakan terang kasih Tuhan, dimanapun dan kapanpun. Kadang kita merasa berada di tempat dan waktu yang salah, tidak sesuai dengan keinginan kita, tetapi ingatlah bahwa Allah memiliki kehendak dan rencana yang khusus bagi hidup kita. Itu adalah ibadah yang sejati, merupakan persembahan yang berbau harum di hadapan Allah.
Mengikut Yesus, bukanlah seperti yang dunia harapkan, melalui jalan tol, jalan yang lebar, dapat lenggang kangkung semau gue, tanpa masalah, hidup enak kepenak dan melimpah berkat, apapun yang diinginkan dan diminta akan diberikan. Mengikut Yesus adalah melalui jalan salib, via dolorosa, menyangkal diri setiap hari, jauh dari harapan dunia, karena harus kalah setiap hari, mengalahkan kedagingan dari hari ke hari, berjalan menurut rencana dan kehendak Allah, menurut pimpinan Roh Kudus, hidup berkenan kepadaNya.
“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Roma 12:2)
Maukah kita hidup sebagai pengikut Kristus? Persembahkanlah hidup kita menjadi persembahan yang hidup, saat ini, bukan nanti kalau kita sudah tua atau tinggal sisa-sisa hidup kita. Satu hal yang dapat kita pegang, seperti yang menjadi keyakinan Rasul Paulus, “Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kita kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar daripada penderitaan kita. Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tidak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tidak kelihatan adalah kekal.” (2Korintus 4:17,18).
What we need now is to believe…
Haleluya…
@Astahiam
“Taruhlah anda punya ayat2 dalam injil yang menyatakan ketuhanan Yesus seperti yang saya petik dibawah ini
Johanes pasal 1 ayat 34
“Maka aku sudah melihat itu, serta bersaksi yang dia inilah anak Allah”.
Matius pasal 3 ayat 17
“Maka suatu suara dari langit mengatakan:” Inilah Anakku yang kukasihi, kepadanya aku berkenan”
Dan masih banyak lagi ayat2 yang menyatakan ketuhanan Yesus
Lalu ayat yang manakah yang benar dalam Injil, Yesus itu Tuhan atau bukan Tuhan?
Bagaimana anda bisa mengambil ayat yang satu dan membuang yang lain? Bukankah itu Injil yang selama ini anda yakini kebenarannya?
Logika sederhana lah…Kalau si A mengatakan bahwa si C sakit dan si B mengatakan bahwa si C sehat…menurut anda mana yang benar?, jawabanya cuma ada si A benar atau si B benar, atau juga dua2 nya salah, tidak mungkin dua2 nya benar…jadi dari ayat2 yang saya petik di atas mana yang benar? Yesus itu Tuhan atau Yesus bukan Tuhan? Dan anda tahu pasti tidak mungkin dua2 nya benar…..masih berminat meneruskan?”
@Astahiam
untuk menjawab itu bukan saya bos…Anda memutuskan sendiri bos…
Kesaksian tentang pribadi Yesus sebagai pribadi Adi Kodrati dalam Alkitab sudah cukup bagi saya untuk MENGAKUI bahwa DIA YESUS, yang hidup dan bangkit itu sebagai Tuhan, Allah, Terang, Hidup, Jalan, Kebenaran, Penasihat Ajaib, Juru Selamat Dunia, Raja Damai, The Most High, Yang Awal dan Akhir… that conclusion you only get when you trust Him and let His Holy Spirit come into your heart… and the truth about Him will make you free…
tinggal Anda dan temen2 lain yang belum mengakui nya, karena belum mau percaya. belum mau percaya karena belum mengerti. belum mengerti karena belum mau meminta pimpinan Rohullah Sang Roh Kebenaran untuk membaca Alkitab sesuai hati dan tuntunan Rohullah…
kelihatannya Anda sudah “mengetahui” Pribadi Kebenaran dari apa yang Anda sampaikan di atas…yang kurang dari Anda adalah bahwa Anda belum mengerti/insaf untuk percaya…
Rohullah, Roh Kebenaran yang memberi pengertian dan menginsafkan Anda akan hal itu… haleluya
Baca Yohanes 16:7-15
16:7. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;
16:9 akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;
16:10 akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;
16:11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.
16:15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.”
saya percaya Anda dan temen2 termasuk pa Admin juga sudah mengetahui mengenai Roh Kebenaran ini… coba baca ulang, and minta pengertiannya kepada Roh Kebenaran..ya Rohullah itu sendiri…Dia manis dan baik koq, tidak kepada saya aja Dia baik, juga kepada Anda semua kawan2, karena Dia akan memimpin kalian ke dalam seluruh kebenaran…
aku ga lari ke mana2 kawan…hanya membiarkan kalian untuk membaca Alkitab khusus nya Injil Yohanes seperti yang saya minta di atas, baca dengan meminta Rohullah, pribadi Roh Kebenaran itu, memimpin Anda semua ke dalam kebenaran…
Ayo, jangan takut lah minta Rohullah tuntun hati Anda… Rohullah itu Roh Kebenaran itu, Roh Kebenaran itu Roh Allah sendiri kog….
INI SEBUAH TANTANGAN, DAN SAYA MENULIS DENGAN HURUF BESAR INI DENGAN MAKSUD MENYATAKAN BAHWA EMOSI ROH SAYA MENDOAKAN BAHWA ANDA SEMUA TEMAN2 BISA MENGERTI…
Haleluya…
Salam kasih Yesus menjamah kita semua…amin
@ Nandar
Menambahkan bos Astahiam.
DecoSi said: “PENGUTIPAN SEJARAH ITU JANGAN SEPOTONG-SEPOTONG…”
I Said: Kalau begitu Anda juga harus melihat bahwa pada saat itu, paham trinitas hanyalah salah satu paham yg berkembang di masyarakat. paham yg lain adalah paham unitas (Tauhid) yg pada saat itu dibela oleh Arius dan para pendukungnya. Lalu mengapa Kaisar memilih Trinitas? Apakah karena Trinitas itu adalah kebenaran sejati? Melihat latar belakang Kaisar yg pagan, kami tidak heran jika kaisar lebih memilih Trinitas daripada Unitas.
Apakah Unitas baru lahir pada abad ke-4? Pada abad ke-4, diketahui adanya pertentangan antara pendukung Unitas dan para pendukung Gereja Pauline. Pertentangan ini sudah ada sejak awal berdirinya Gereja Pauline/Kristen. Bukankah Anda mengetahui adanya pertentangan antara Paulus dan 12 murid Yesus? Bahkan Paulus menentang pewaris da’wah Yesus, yaitu Petrus. Bahkan Paulus memfitnah Barnabas sebagai orang yg mengikuti kemunafikan Yahudi. Pada asat itu juga telah berkembang ajaran bahwa Yesus tidak menghapus hukum Taurat, bahkan menggenapkannya. Siapa yang membawa paham dan ajaran seperti ini yg jelas bertentangan dg paham yg dibawa Paulus? Para murid Yesus yang menemani dan mendukung da’wah Yesus. Mereka adalah para murid Yesus yg ditentang dan difitnah oleh Paulus sebagai munafik karena mereka mengajarkan bahwa Yesus tidak disalib, bahwa Yesus tidak menghapus Taurat.
Apakah hanya ada satu pengajaran di zaman itu? Apakah hanya ada satu doktrin di zaman itu? Nyatanya tidak. Saat itu juga telah berkembang paham bahwa Yesus tidak disalib. Telah berkembang pengajaran Yesus yg asli. Tetapi Paulus ingin merebut jemaat 12 murid Yesus dengan berkata: “Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?”
Apakah Paulus menyaksikan Yesus disalib? Apakah Paulus pernah melihat wajah Yesus sebelum ia mengaku telah dipilih Yesus dalam penampakan? Paulus tidak punya pengetahuan yg dapat dipertanggung-jawabkan dalam hal ini. Pengetahuan Paulus atas penyaliban Yesus adalah pengetahuan yg meragukan, karena dia sebenarnya tidak menyaksikan penyaliban Yesus. Dia tidak benar-benar tahu apakah Yesus itu benar disalib atau tidak. Dia hanya mendengar kabar saja bahwa Yesus disalib. Tetapi dia tidak menghiraukan kabar lainnya bahwa Yesus tidak disalib. Siapakah pembawa kabar (injil) yang lain itu? Siapakah yg dituduh telah menipu orang Galatia dg mengajarkan bahwa Yesus tidak disalib? Para murid Yesus. Para murid Yesus telah mengajarkan ajaran Yesus, yg tentunya berbeda dengan pekabaran yg dibawa Paulus si Farisi dari Tarsus.
Pekabaran siapa yg Anda pilih? Pekabaran para murid Yesus, ataukah pekabaran Paulus yg didukung oleh Kaisar pagan?
Josua said: It’s simple..mohon baca ulang:
Kis 15:36-41,
15:36. Tetapi beberapa waktu kemudian berkatalah Paulus kepada Barnabas: “Baiklah kita kembali kepada saudara-saudara kita di setiap kota, di mana kita telah memberitakan firman Tuhan, untuk melihat, bagaimana keadaan mereka.”
15:37 Barnabas ingin membawa juga Yohanes yang disebut Markus;
15:38 tetapi Paulus dengan tegas berkata, bahwa tidak baik membawa serta orang yang telah meninggalkan mereka di Pamfilia dan tidak mau turut bekerja bersama-sama dengan mereka.
15:39 Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnabas membawa Markus juga sertanya berlayar ke Siprus.
15:40 Tetapi Paulus memilih Silas, dan sesudah diserahkan oleh saudara-saudara itu kepada kasih karunia Tuhan
15:41 berangkatlah ia mengelilingi Siria dan Kilikia sambil meneguhkan jemaat-jemaat di situ.
Itu gereja awal loh….untuk hal seperti itu aja bisa menjadi penyebab perpisahan..
Baca juga I Kor 11:18-19
11:18 Sebab pertama-tama aku mendengar, bahwa apabila kamu berkumpul sebagai Jemaat, ada perpecahan di antara kamu, dan hal itu sedikit banyak aku percaya.
11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.
Dalam gereja juga dimungkinkan terjadinya perselisihan dan perpecahan, itu tujuannya memurnikan gereja dan pribadi-pribadi di dalam gereja itu sendiri (= akan menghasilkan gereja yang berkualitas dan mengutamakan peranan Tuhan Yesus - Theokrasi - dalam intern maupun peranan gereja dalam masyarakat dan bangsa, dan juga dunia). Itu lah proses yang sedang terjadi hingga sekarang ini…
Mungkin saya harus kopi paste ulang tuh untuk di baca ulang…
Salam kasih dalam Yesus Kristus menjamah Anda semua kawanku..
@DecoSi
Anda tidak menjawab pertanyaan saya…anda tidak sanggup?
lihat artikel 99, lihat kutipannya, saya cukup adil menuliskan dua kutipan yang bersebrangan, dan saya hanya minta anda menjawab mana yg benar?, kalau anda menjawab salah satu yang benar berarti yang lainnya salah…?, kalo ada yang salah dalam alkitab anda, salah siapakah?, salahkah saya kalau saya meragukan isinya?, begitu banyak hal2 yang bersebrangan dalan alkitab anda, yang tidak mungkin untuk saya memahaminya jadi bisa/berani anda mencari jawabannya?
@nandar
thx atas tambahannya bos..
@DecoSi
Jadi Anda lebih memilih pekabaran (Injil) Paulus yang gnostik dan didukung Kaisar pagan itu ketimbang pengajaran Petrus dan Barnabas, para murid Yesus yang setia?
Jika kamu memang telah percaya. karena telah mengerti. karena telah mendapat pimpinan Rohullah Sang Roh Kebenaran untuk membaca Alkitab sesuai hati dan tuntunan Rohullah… cobalah baca artikel Perjanjian Allah dengan Ibrahim. Lalu jelaskan menurut pimpinan Rohullah Anda itu, bagaimana cara mengakurkan kontradiksi dalam ayat-ayat yang dibahas di sana.
@ David Severtus
Ayat2 yang kontradiksi tidak bisa diakurkan….yang bisa dilakukan adalah “penyesuaian”, kemudian diterbitkan lagi dengan embel2 Revision, belum pernah saya menerima jawaban yang logis atas kontradiksi ayat2 dalam Alkitab, ujung2nya kita disuruh melihat dengan mata hati, dengan keimanan dan bimbingan rohullah…(mengimani kontradiksi ayat…?) wah…pusing bos…iya nggak?
Jika Rohullah yang mereka imani tidak sanggup membimbing mereka untuk mengakurkan ayat-ayat yg diinspirasikan kepada mereka oleh Rohullah itu sendiri… patut dicurigai, siapa sebenarnya rohullah yang mereka imani ini?
Jadi, berikan saja kesempatan bagi mereka untuk mencari kebenaran akan siapa rohullah yg mereka imani itu sebenarnya.
Jika mereka tidak sanggup, padahal mereka telah percaya dan telah dipimpin oleh rohullah mereka… nah… jelaslah sudah…
Silahkan DecoSi! Baca dan mohonlah kepada rohullah Anda itu agar mampu mengakurkannya.
Salam,
@David
Sebagai orang kristen saja banyak yang tidak mengerti Alkitab apalagi Anda…Anda tidak akan pernah mengerti kalau anda tidak mempelajari alkitab dengan sungguh2 dan bimbingan Roh Tuhan…dosa asal itu ditebus oleh darah Yesus sendiri melalui sakramen pembabtisan bukan menghapus sifatnya….dosa asal menjadikan sifat manusia yang berbeda dengan citra yang Allah ciptakan sebelumnya…mengerti…???
@Admin
Apa maksud anda menyebut kan YEHEZKIEL pasal 18 ayat 20???silahkan baca lanjutannya…orang yang berbuat dosa memang pasti akan dihukum oleh Allah. tapi ayat 21 “Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati” hidup dalam arti disini masuk surga…
Lalu Matius 16:27 => ya sama aja dengan agama2 lain…kalo orang itu berdosa yach pasti dihukum sama Tuhannya kecuali dia bertobat….
Matius 19:14 => dikatakan anak2 yang empunya Kerajaan Surga, maksudnya adalah setiap manusia yang diciptakan memiliki warisan untuk Kerajaan Allah bukan hanya manusia tertentu saja, tetapi siapa saja bagi mereka yang percaya pada-Nya….
Begini saja teman2 muslim sekalian, jika kalian tidak percaya dengan apa yang saya samapaikan itu terserah pada pribadi kalian masing2….biar Roh Tuhan saja yang bekerja pada diri kita masing2….
Info : Tanggal 25 Maret 2008 ini ada KRK (Kebangunan Rohani Khatolik) di Mega Glodok Kemayoran jam 6 sore, jika Anda merasa tertarik silahkan anda datang saja, apakah mengikuti Yesus salah atau tidak, pada KRK itu acaranya ada penyembuhan (baik fisik maupun rohani) tapi jika kita tidak percaya yach sama saja….mungkin itu juga bisa menjadi suatu hal yang berkenan bagi diri teman2 sekalian…
Jika tertarik bisa hubungi email saya : bobo_32_ok [at] yahoo. com
Notes : Biaya untuk KRK sebesar Rp. 20.000,- untuk pengganti ongkos konsumsi saya akan bayar untuk teman2…Pikirkanlah saudara…Semua perkataan saya / Deco / Romo / Pastur sekaligus mungkin tidak akan mengubah saudara, tetapi saya yakin jika sumber dari kehidupan yang turun sendiri pada pribadi saudara, saya yakin tanggapan anda pada iman kristen akan berubah 180 derajat….
Semoga damai Tuhan Yesus Kristus menyertai anda dan saya…Amin….
@ David Severtus, @ Admin, @ Astahiam..
mohon dibaca…
Lukas 19:47 “Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia,…”
Alkitab itu kebenaran Allah… itu perlu hati terbuka untuk belajar dari apa kata Rohullah mengenai isi Alkitab…
Yang saya rasakan dengan tulisan-tulisan, kutipan-kutipan yang Anda sampaikan dalam tanggapan merupakan suatu konsep pikiran dan diri manusia untuk menyangkal kebenaran Ilahi tentang Yesus…tiap hari membaca buku Alkitab tapi untuk mematikan kebenaran Ilhai yang ada Alkitab, dan semangat manusia yang tahu isi kitab suci, ahli-ahli telaah namun pinginnya untuk membinasakan Yesus sudah ada dalam Alkitab…
dari tanggapan temen2 di atas, saya memahami bahwa tanggapan itu berasal dari pikiran manusia untuk membaca pikiran Ilahi…Itu bakalan ga sanggup bos… Rohullah yang saya maksud itu ya Roh Allah, mungkin masih bisa dimengerti kan?!.. coba aja terus dah…
Agama Islam belum ada penggalian mengenai Rohullah itu siapa? dan peranan Nya dalam membaca kitab suci? coba cari tahu dulu ya bos… kalo Alkitab sudah, lihat ulang Yohanes 16:7-15
16:7. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;
16:9 akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;
16:10 akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;
16:11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.
16:15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.”
saya sendiri sudah cukup memahami bahwa pengetahuan agama Anda semua sungguh mengagumkan, bahkan lebih tahu dari saya yang sedang terus mengagumi kepribadian Ilahi Yesus dalam Injil Yesus dan Alkitab tersebut… Motivasi saya membaca Alkitab adalah untuk mengenal pribadi Ilahi Yesus, bukan mengkritisi setiap tulisan Alkitab…kalo belum mengerti dalam pembacaan awal, saya akan diamkan dan suatu saat akan diungkapkan sedikit demi sedikit, saat pembacaan yang berikutnya….itu pasti…
Motivasi membaca Alkitab untuk membinasakan Alkitab itu gak akan berakhir ke suatu yang baik bos…
untuk referensi ilmiah Alkitab coba cari aja jawaban2 pertanyaan Anda pada situs-situs Kristen. Itu semua dapat ditelusuri…dan kembali kalo dengan sikap untuk tidak mau mempercayai, sulit untuk menerimanya…
logika manusia tidak sama dengan pikiran Ilahi… coba baca II Timotius 3:16 “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.”
maaf ya kawan2, ini coba di baca:
I Korintus 1:23 …”tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,”
I Korintus 2:14 “Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.”
I Korintus 2:4-5
2:4 Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh,
2:5 supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.
jangan tersinggung ya kawan2… apa yang ada pada diri Anda sekarang namanya buta rohani…
saya tetap mengikuti perkembangan tanggapan..gak lari kemana2 kog… lagi cari Inspirasi Ilahi dengan Rohullah Yesus untuk mendoakan, membuat jawaban dan mempostingkannya kepada Anda….it takes time lah…
Salam kasih Yesus menjamah kita semua dan keluarga kita…amin
Awalnya Anda bicara agar mencari kebenaran dengan menaklukkan diri kepada sang kebenaran. Tetapi saya tidak melihat hal itu pada diri Anda. Anda menganggap bahwa Yesus itulah Tuhan. Tetapi Anda sama sekali tidak dapat membuktikannya. Baik dari Alkitab maupun dari Al-Qur`an.
Anda itulah yang buta rohaninya. Anda menyangkal kebenaran bahwa Allah kami adalah Allah yang benar, Allah kami adalah Allah yang esa. Andalah yang tengah menyangkal kebenaran.
Anda selalu saja berkata bacalah Alkitab dengan meminta bantuan Yesus, seakan-akan Yesus itu Tuhan yang benar. Anda sendiri pasti tidak mau kalau kami minta untuk membaca Al-Qur`an dengan meminta bantuan dan pentujuk dari Allah kami yang esa. Untuk apa kami membaca Alkitabmu dengan meminta bantuan Yesus. Yesus itu bukan Tuhan, dan Alkitabmu itu sudah tercemar. Tidak percaya? Kalau kamu memang merasa bahwa Alkitab itu benar. Tentu kamu tidak akan takut untuk membaca Alkitab ‘kan? Kami sudah mengajak Anda untuk membaca artikel Perjanjian Allah dengan Ibrahim. Isinya ayat-ayat Alkitab. Tetapi Anda belum memberi tanggapan akan hal itu. Kenapa? Anda tidak sanggup menjawab artikel tersebut? Anda belum membaca artikel tersebut karena takut? Kenapa? Bukankah Anda dibacking oleh Rohullah Anda?
Kami tunggu di artikel tersebut.
@Viery
kami hanya mengutip Astahiam
Maksud Astahiam, ayat-ayat itu menyangkal dosa waris. Seorang ayah yg berdosa, maka ia saja yg dihukum, dan tidak diwariskan kepada anaknya. Dan jika ia bertobat maka dosanya itu dihapus, tidak perlu penebusan dosa melalui penyaliban Yesus.
Setiap anak yang baru lahir, mereka lahir dalam keadaan suci. Mereka tidak mewarisi dosa Adam. Mereka akan tetap mewarisi kerajaan sorga bila mereka tetap patuh kepada Allah yang benar dan tidak menyekutukannya dengan apa pun. Allah bukanlah patung, bukan burung, bukan manusia.
Jangan Anda membuat patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Karena Allah bukanlah seperti itu. Allah tidak seperti itu. Apa yang di langit, apa yang di bumi, dan apa yang di dalam air, itu semua bukanlah Allah. Yesus juga bukanlah Allah.
Sampai ketemu lagi di artikel Perjanjian Allah dengan Ibrahim.
To teman2 kristen..
terimakasih atas tanggapannya, kita sedang berdiskusi dan sharing tentunya tak mengharuskan kita untuk mencoba jadi pemenang, namanya juga diskusi…hitung2 nambah ilmu, karena terkadang ilmu itu datang dari orang2 yang bersebrangan dengan kita, hampir separuh teman saya adalah orang kristen, saya juga punya Alkitab dalam 3 versi (hadiah dari teman saya), dan kita juga sering berdiskusi dengan aturan main “NO HURT FEELING” mereka tanya, saya jawab….saya tanya mereka jawab, sesimpel itu dan sampai saat ini mereka tetap teman2 saya, kalaupun pada forum ini ada perkataan saya menyinggung teman2 kristen…mungkin saya menganggap anda seperti teman2 kristen saya yang lain, siap berdiskusi but….no hurt feeling…kalau nggak siap yaa jangan ikutan…
Ok Guys..
kristen ngotot jesus adalah tuhan, yang tidak bisa dinalar dengan logika?
ada betulnya, tapi untuk membuktikan dia sebagai tuhan ada ujiannya,
bahwa yang namanya tuhan tentulah dia sangat maha dan tidak dapat terbandingkan dengan sesuatu.
apalagi lemah dan tak berdaya.
apakah nanti gila baru bisa menerima jesus sebagai tuhan?
just believe or just trust? imani saja?
tidaklah cukup!
mencari kelemahan dan kekurangan tuhan tentulah sangat mustahil, mencari kehebatan seluruh kehebatan yang pernah ada, tidak lah cukup untuk menyamakannya.
bila tuhan jesus itu saja yang sebelum dipaku salib, di tampar dulu dan diludahi oleh manusia sebelum akhirnya mampus di tusuk lambungnya diakui sebagai tuhan….
maka hal ini sangat jelas menunjukan kelemahannya dimata manusia, jadi tuhan jesus ini tak pantas jadi tuhannya orang muslim.
(Q:2:165)
Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).
firman tuhan dibawah ini, menyangkal bagaimana mereka membenarkan ketuhanan jesus. sebagaimana hal itu suatu kebenaran buat mereka.
(Q:10:36)
Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran . Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
waduhhhhh……
katanya Islam agama yang membawa rahmat sekalian alam….,masa masih suka mencari2 kesalahan2 agama lain sih…??
Jadi siapa yang duluan nih yang ngajak perang selain Islam???
kristen dalam mencari domba tersesat ga pernah mengatakan kalo Islam agama penyembah setan…,ini bukannya membawa rahmat utk skalian alam malah membawa permusuhan…..
atu lagi kalo saya boleh mencari ksalahan Islam nih..,saya mo nanya ,yang di sembah Islam itu Allah ato susunan batu2 sih,Kakbah maksudnya..?salah arah aja ga sah sholatnya.seba ama Kristen .,kalo ngadap ibadah terserah aja,kan Tuhan ada di mana2.Klo nanya patung Jesus sih…,,,itu hanya benda biar lebih dapat merasakan kehadiran Tuhan Yesus,bukan kami menyembah patung loh…….:-)
Kristen katanya agama kasih… Tapi kok Iraq dan Afghanistan dibombardir? Anak-anak, perempuan, orang lansia, semua jadi korban. Semua ditumpas tanpa rasa kasih.
Kamu lupa ya kasus Paus yg menyebut Nabi Muhammad sebagai utusan Iblis? Tapi Paus kamu itu ga bisa ngebuktiin ‘kan? Malah sekarang terbukti deh bahwa Paus itulah antek-antek Iblis.
Ka’bah itu arah sholat, bukan Tuhan. Yesus sendiri kalo sujud ngadep kemana? Ke bukit zion atau ke Bait Al-Quds, atau kemana?
Ummat Islam suka menghadap Ka’bah di luar shalat itu agar lebih bisa merasakan kehadiran Allah. Karena Ka’bah itu adalah Bait yang dibangun Nabi Ibrahim atas perintah Allah. Tetapi kalau kami berdzikir, beribadah lainnya di luar shalat tanpa menghadap Ka’bah, itu juga boleh. Kemana pun kami menghadap, di situ kami dapat menemukan eksistensi Allah.
Oh… jadi Tuhan kamu itu patungnya kayak gitu toh. Ummat Islam gak punya patung Tuhan. Karena Tuhannya ummat Islam itu ga sama dengan apa pun yg ada di langit, ga sama dg apa pun yg ada di bumi, dan ga sama dg apa pun yg ada di air.
@Putra
Konsep ketuhanan dalam Kristen itu dirumuskan lewat kongres dan sampai saat ini masih menjadi kontroversi, tidak mengherankan kalau banyak orang yang bingung tak usahlah orang di luar kristen sebagian orang kristen pun kalo ditanya masih bingung, kalo jawabpun selalu muter2 yang ujung2nya bingung…Tuhan beranak, Patung tuhan, Tuhan tiga, Tuhan Satu, anak tuhan, mana sih yang bener?,
coba sebutkan salah satu ayat dalam bible yang mengatakan bahwa “YESUS berkata: Akulah Tuhanmu”
ada nggak?
Assalamualaikum…………..
Oh ya Om admin kayaknya mereka (Kristen) tidak terlalu mengenal injil mereka sendiri. Okey Untuk Penjelasan dari forum mungkin disebut mengada ngada tapi silahkan buktikan dengan membuka injil Online * http://alkitab.otak.info/index.php * yang mereka yakini serta cerna dengan akal yang sehat Terasa ganjil sekali bila membacanya kayak Kitab Dongeng Anak2 dan banyak pula Kontradiksi didalamnya.
Ketauan Buanget Bikinan Manusia.
Catatan. Wahai Kaum Muslim Jangan Sama sekali Anda Mencoba Mengikuti Domba2 yang masuk kandang, Anda tidak tau dampaknya Emang segala Pasilitas yang dimiliki sangatlah nyaman Anda dilayani dan diberi makan tapi pada akhirnya anda akan disembelih, dagingnya dimakan, dan dijual.
Saya Pernah Debat di Forum Orangnya Kristen yang mengatakan banyak Kontradiksi dalam Al - Quran tapi setelah ada teman2 yang jawab eh malah ga dicerna justru menghina. Ada Teman (muslim) Bertanya malah jawabannya ngelantur ga detail bahkan menyedihkan lagi ada yang ga bisa jawab.
Contoh pertanyaan yang mereka sangat bingung dan tidak ada satupun yang jawab. ” Kenapa Umur Anak Lebih Tua 2 Tahun dari pada Umur Bapak” Sepertinya Pakar Injil terdahulu sudah kehabisan akal. Dan Tuhan mereka juga salah tafsir, menyesal dan lain sebagainya apa ada Tuhan salah dalam berfirman kepada umatnya. Sehingga keluar Ayat Ayat Syaitan tersebut. Seperti Baca komik, dan Dongeng saja malah lebih buruk dari itu.
Om Admin titip salam nee buat keluarga
MAMPUS DeCoSI dihujat
Terpaksa melarikan diri dari comment ini dengan Tidak Terhormat
MAJU TERUS ADMIN