artikelislami.wordpress.com

Archive for the 'Puisi' Category

Wahai yang terpilih
denganmu terangkat segala bencana
Kehadiranmu menerangi hatiku
Engkaulah cahaya terpilih
dari cahaya-cahaya pilihan
Engkaulah jiwa ragaku
Biarkan lisan ini bersatu dengan lisanmu
Biarkan tanganku membelamu
Biarkan kakiku mendekatimu
Biarkan mataku menatap wajahmu
Ulurkan tanganmu untuk ‘ku kecup
Tunjukkan cahyamu agar kupeluk
Obatilah kerinduan ini
atau biarkan aku mati dalam kecintaan padamu
Penuhi dadaku dengan dirimu
biarkan hadir kekasihmu dalam hati
Wahai kekasihku, maafkan aku
tak dapat ‘ku balas pemberianmu
bahkan […]

 

Zaman ini adalah zaman
begitu banyak manusia melupakan Tuhan
tertipu oleh keinginan nafsu
mereka berlomba meninggalkan Tuhan
Mereka asing dengan hukum Tuhan
Menganggapnya sudah tidak relevan
Hawa nafsu dijadikan tuhan
yang membuat segala aturan
Belum tibakah saat di mana
manusia mencari Dia
mengemis kasih dan keridhoan-Nya
menjaga diri dari yang dibenci-Nya
mendidik diri untuk taat kepada-Nya
membela Tuhan dan menghinakan dunia
Tapi lihatlah tingkah manusia
mengagungkan dunia mengabaikan Dia
Tuhan Pencipta […]

 

Hidupku tak lebih dari tiga jam
Jika Tuhan tidak mengampuniku
tidak pula menyayangiku
niscaya aku binasa
Bagaimana aku bisa berkata
“Besok aku bertaubat.”
Sedang hari esok belum tentu kudapat
Bagaimana aku hidup bak orang tak percaya
Padahal hari berbangkit itu ada
Bagaimana aku sembrono
sedang majikanku selalu mengawasi
Jika aku bersalah
Dia bisa menyiksaku
atau Dia mengampuniku

 

Wahai pujaanku,
kembali aku membuatmu cemburu
kumasukkan ke hatiku tandinganmu
dan kulupakan dirimu Wahai pujaanku,
Maafkanlah aku
Mencintainya dan mengabaikanmu
Aku berbohong demi dia
Berjaga di malam hari karenanya
Melupakanmu untuk mengingatnya
Wahai pujaanku,
Maafkanlah aku Telah menduakanmu
Tiada yang patut kupuja
Tiada yang harus kupatuhi Tiada tempat mengadu
Tiada bagiku pelindung
Kecuali Engkau
Pujaan sejati
Wahai pujaanku,
Tiada pujaan selain engkau
Semoga engkau selalu esa dihatiku

 

Wahai cintaku
telah lama aku mencarimu
Telah sering aku biarkan diri ini
menjauh dari cinta sucimu
Kubiarkan diri ini dibuai cinta nafsu
Walau sering dikecewakan
aku tetap mengejar cinta semu
Tersasar jauh dari cinta sebenar
Tersiksa batinku dalam kebimbangan
cinta nafsu tak pernah menentu
Wahai cinta sejati
hanya engkau yang memberi ketenangan
Engkau penghapus kegundahan
Cintaku adalah milikmu
Hormatku untuk pencintamu
Kasih-sayangku bagi pemujamu
Wahai harapanku
sambutlah pemuja ini dengan cintamu

 

Allah bukanlah manusia
bukan pula anak manusia
setiap orang yang berkata
“Aku adalah manusia”
atau yang berkata
“Aku adalah anak manusia”
maka dia bukanlah Allah
Dunia tak dapat menampung Allah
tetapi Allah memiliki ayat-ayat
Segala yang ada di dunia adalah ayat-Nya
yang bercerita tentang Dia
Ketika tiga jenis pohon berbeda
ditanam dalam satu bidang tanah yang sama
disiram dengan air yang sama
tetapi menghasilkan buah yang berbeda rasa
itulah ayat […]

 

Al-Masih telah datang
sebagai Rasul dari Tuhan
Tiba-tiba akal orang-orang di alam ini
enggan menerimanya
Mereka berkata:
Al-Masih bukan hanya Rasul
akan tetapi dia itulah Tuhan
Adakah kamu pernah mendengar
bahwa Tuhan itu membutuhkan sesuatu
semacam minuman atau makanan
Pernahkah Tuhan itu tidur disebabkan lelah
atau berdoa kepada Tuhannya
atau ingin berteduh dari teriknya Matahari
Tuhankah itu
Padahal terkena juga oleh kesakitan
yang dirinya sendiri tidak dapat menghindarinya
juga tidak dapat […]

 

Kujelajahi alam maya
alam yang tak nyata
semu dan dingin
Rasa, bau, dan warna
hanyalah buatan yang menipu
Tekstur dan suara
hanyalah ilusi dan khayalan
Kusadari ada sesuatu yang nyata
Semua sandiwara dan permainan ini
kembali padanya
Aku hanyalah wayang
di tangan sang dalang
tangan suci yang menggenggam jiwa ragaku
yang menggerakkan aku
sesuai kehendaknya
yang mencubitku dengan gemas
yang membelaiku penuh kasih sayang
Tuhan…
biarkan mata ini
yang terbuat dari tanah liat
menatap Wajah […]

 

 Subscribe in a reader

Untuk berlangganan artikel via email, masukkan alamat email Anda:

Delivered by FeedBurner